Paket A Tingkatan 1 Tidak Ada Modul, Kenapa?

Yogyakarta (04/09/2020) Paket A setara Kelas I sampai Kelas III yang termasuk Tingkatan 1 sampai saat ini tidak disediakan modul. Ketiadaan modul untuk Paket A pada Tingkatan 1 oleh sebagian pihak dianggap bahwa Paket A mulai kelas 4 karena modul baru disediakan mulai kelas 4. Benarkah demikian?

Pertama perlu dijelaskan bahwa Paket A tetap dimulai dari awal Tingkatan 1. Calon peserta didik bisa langsung ke Tingkatan 2 setara Kelas 4 jika memiliki satu dari dua hal ini, yaitu pertama sertifikat SUKMA Lanjutan (Surat Keterangan Melek Aksara Lanjutan), kedua memiliki rapor kelas III semester genap SD/MI (yang akan pindah ke Paket A). Jika tidak memiliki salah satu dari dua hal tersebut maka tetap mulai dari Tingkatan 1 setara Kelas I.

Kedua, mengenai ketiadaan modul pada Tingkatan 1 dapat dijelaskan sebagai berikut. Tingkatan 1 atau setara Kelas I sampai dengan Kelas III pada hakekatnya muatan kurikulum adalah membaca, menulis dan berhitung (Calistung). Sementara itu modul pada dasarnya digunakan sebagai delivery system pembelajaran untuk belajar mandiri. Karena itulah penggunaan modul pada Tingkatan 1 tidak bisa dilakukan karena peserta didik belum bisa membaca dan mandiri belajar (bagi peserta didik usia sekolah).

Pada Tingkatan 1 lebih membutuhkan bahan ajar bukan modul. Namun demikian bahan ajar yang disusun haruslah menggunakan pendekatan tematik bukan mata pelajaran. Bahan ajar tematik akan sangat berbeda antar wilayah, sehingga tidak arif jika dibuatkan buku tematik untuk digunakan secara nasional.

Kemudian pembelajaran Paket A Tingkatan I menggunakan buku apa? Pembelajaran Paket A Tingkatan I diselenggarakan berdasarkan silabus atau kompetensi dasar yang sudah diterbitkan oleh Kemendikbud. Seperti sudah disampaikan di atas pembelajaran menggunakan pendekatan tematik. Berdasarkan dua hal di tersebut di depan maka buku yang dipilih adalah buku yang sesuai dengan silabus atau kompetensi dasar serta buku yang menggunakan tematik. Buku yang digunakan bisa diambil dari buku sekolah formal. Kemudian buku atau bahan ajar tersebut tema yang dipilih dipetakan ke dalam batas “modul”. Atau kompetensi dasar dipetakan ke dalam lima modul dalam satu tahun. Kenapa harus dipetakan ke dalam lima “modul”? Hal tersebut perlu dilakukan agar nilai modul dapat disajikan di dalam rapor Paket A Tingkatan I. [fauziep]

Pendaftaraan klik tautan ini.

2 tanggapan pada “Paket A Tingkatan 1 Tidak Ada Modul, Kenapa?”

Komentar ditutup.