Tidak Ada Modulnya, Begini Cara Memetakan KD Pendidikan Agama dan Budi Pekerti pada “Modul” Pendidikan Kesetaraan

Yogyakarta (28/08/2020) Masih banyak pengelola dan tutor pendidikan kesetaraan yang mempertanyakan modul Pendidikan Agama dan Budi Pekerti pada kurikulum 2013 pendidikan kesetaraan. Sebagaimana kita ketahui bahwa pembelajaran pendidikan kesetaraan menggunakan modul sebagai delivery system-nya, setiap mata pelajaran sudah disediakan modul untuk digunakan dalam pembelajaran. Namun tidak ditemukan modul Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Kemudian, bagaimana cara melakukan pembelajaran berbasis modul pada mata pelajaran tersebut?

Dokumen Kurikulum 2013 Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C menjelaskan bahwa khusus kurikulum mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti sepenuhnya menggunakan kurikulum pendidikan dasar dan menegah yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Artinya bahwa kompetensi inti dan kompetensi dasar menggunakan acuan yang ditetapkan oleh Kemendikbud. Untuk mengunduh kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti pada jenjang SD, SMP dan SMA dapat diunduh pada tautan di bawah artikel ini.

Setelah KI dan KD mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti diunduh dalam melaksanakan pembelajaran pada pendidikan kesetaraan akan menghadapi kendala karena kompetensi dasar belum didistribusikan ke dalam modul. Bahkan modul Pendidikan Agam dan Budi Pekerti tidak disediakan. Sementara itu dalam laporan hasil belajar (rapor) kurikulum 2013 pendidikan kesetaraan diminta nilai capaian kompetensi dasar pengetahuan dan keterampilan disajikan pada tiap modul. Oleh karena itu, tutor harus memetakan terlebih dahulu kompetensi dasar ke dalam modul. Bagaimana caranya?

Kita ambil contoh muatan kurikulum Pendidikan Agama Islam pada Paket C Setara kelas X. Langkah pertama adalah mengindentifikasi jumlah kompetensi dasar pada kelas X SMA. Berdasarkan dokumen kompetensi dasar mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti muatan Agama Islam SMA kelas X ditemukan terdapat 11 kompetensi dasar yang terdiri dari KD 1.1, 2.1, 3.1, 4.1 sampai dengan 1.11, 2.11, 3.11, 4.11. Langkah kedua memetakan KD tersebut ke dalam modul. Sebagaimana diketahui pada modul mata pelajaran lainnya, satu tahun terdapat lima modul, sehingga kesebelas pasangan KD tersebut dibagi ke dalam lima modul dengan pembagian sebagai berikut.

Gambar Pembagian Modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Terdapat 11 pasangan KD, maka jika dibagi ke dalam lima modul setiap modul akan memperoleh dua pasangan KD dan masih sisa satu pasangan KD. Sisa satu pasangan KD diletakkan pada modul 4 pada paket kompetensi genap (semester genap) karena hanya terdapat dua modul pada semester genap. Pengelompokan pasangan kompetensi dasar bisa urut atau tidak urut. Dibagi tidak urut jika akan menyesuaikan dengan tema atau topik materi dalam satu kelompok modul.

Setelah dibagi ke dalam modul, tutor melakukan pembelajaran dengan menggunakan buku teks sekolah dengan memperhatikan penggalan kompetensi dasar atau muatan materi sesuai dengan pembagian modul di atas.

Selanjutnya tutor melakukan penilaian capaian pengetahuan dan capaian keterampilan berdasarkan penggalan modul yang terdiri dari beberapa pasangan KD sebagai sudah dibagi di atas. Sedangkan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial dilakukan pada setiap paket kompetensi atau semester.

Semoga tulisan ini dapat membantu para tutor mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Berikut ini tautan untuk mengunduh kompetensi dasar mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti sesuai jenjangnya.

Silabus Pendidikan Agama dan Budi Pekerti SD untuk Paket A

Silabus Pendidikan Agama dan Budi Pekerti SMP untuk Paket B

Silabus Pendidikan Agama dan Budi Pekerti SMA untuk Paket C

6 tanggapan pada “Tidak Ada Modulnya, Begini Cara Memetakan KD Pendidikan Agama dan Budi Pekerti pada “Modul” Pendidikan Kesetaraan”

  1. Terima kasih Pak Fauzi, atas berkenan membagi ilmunya, semoga selalu dilimpahkan kesehatan sekeluarga. Aamin Yaa Robb.

Komentar ditutup.