UNPK Tahap II KPYogyakarta (26/06) Pelaksanaan ujian nasional pendidikan kesetaraan Paket C tahap kedua yang diselenggarakan mulai hari ini Senin (01/07 di Kabupaten Kulon Progo diikuti oleh 34 peserta. Berbeda dengan penyelenggaraan pada tahap I, kali ini tidak ada pengawas satuan pendidikan.

Memperhatikan ketentuan dalam ketentuan POS UN/UNPK tidak ada pengecualian pada tahap II, jadi seharusnya tetap ada pengawas satuan pendidikan dari unsur perguruan tinggi. Tidak adanya pengawas satuan pendidikan bisa menjadi preseden buruk di masa mendatang, jika tidak lulus pada tahap I akan mudah lulus pada tahap II karena pengawasan lebih longgar.

Di samping itu, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak konsisten menjaga UNPK yang  bermartabat. Memang keberadaan pengawas satuan pendidikan tidak menjamin penyelenggaraan UNPK belangsung jujur, namun paling tidak dapat mengeliminir tindakan yang tidak terpuji. Ketika UNPK tidak diselenggarakan secara bersamaan dengan ujian nasional pendidikan formal sudah terbukti pemerintah sebenarnya setengah hati menjaga mutu penyelenggaraan UNPK.

UNPK Paket C yang diselenggarakan di SKB Kulon Progo yang diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari empat lembaga penyelenggara Paket C, hanya diikuti oleh 12 orang. Delapan orang yang tidak hadir belum ada alasan yang jelas. Peserta UNPK Paket C di Kabupaten Kulon Progo terdapat 34 orang, 14 orang lainnya mengikuti UNPK di SMP Muhammadiyah 2 Sentolo Kulon Progo.

Dari 20 orang peserta yang seharusnya mengikuti ujian di SKB Kulon Progo, terdapat dua orang peserta alih jalur yang tidak lulus UN SMA beberapa waktu lalu. Namun satu diantaranya tidak datang.