kemdikbud logo_12_2_2_0_1Yogyakarta (29/14/2014) Kegalauan sebagian praktisi pendidikan nonformal akhirnya terjawab. Galau karena rencana nomenklatur kementerian pendidikan yang baru tidak mengakomodasi adanya jalur pendidikan nonformal. Namun kegalauan tersebut terjawab ketika Anies Baswedan, Mendikbud baru, menjelaskan bahwa nomenklatur kementerian tetap alias tidak berubah. Tetap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Anies Baswedan pada acara penyambutan di Senayan Senin (27/10/2014). “Nomenklatur tidak Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, tetapi tetap sama yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” tutur Mendikbud sebagaimana dirilis oleh laman resmi Kemendikbud.

Mendikbud mengatakan nomenklatur Kemendikbud sesuai dengan surat keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, saat dibacakan dalam acara pelantikan Menteri Kabinet Kerja. “Yang dipindahkan hanya Ditjen Pendidikan Tinggi, tetapi unit kerja lainnya tetap sama. Jadi tidak menjadi masalah bila nama kementerian tetap sama,” ucap Mendikbud.

Konon tidak berubahnya nomenklatur Kemendikbud sebagai hasil masukan dari DPR yang pada Jumat malam (24/10) melakukan diskusi dengan para ahli dan pejabat Kemendikbud. Kemudian surat pertimbangan disampaikan oleh Ketua DPR kepada Presiden Joko Widodo hari Minggu pagi (26/10) di Istana Negara.

Dengan demikian PAUDNI masih tetap ada di Kemendikbud, bahkan ada wacana PAUDNI dipecah menjadi Ditjen PAUD dan Ditjen Pendidikan Orang Dewasa. Sehingga Direktorat Jenderal yang ada di Kemendikbud meliputi: Ditjen PAUD, Ditjen Dikdas, Ditjen Dikmen, Ditjen Pendidikan Orang Dewasa dan Ditjen Kebudayaan. Kita tunggu saja kepastiannya setelah terbitnya Peraturan Presiden tentang organisasi dan struktur kementerian negara. [fep]