Sosialisasi Kurikulum 2013 Pendidikan Kesetaraan dan Pelantikan DPC FTPKN Kabupaten Kulon Progo

Pelantikan DPC FTPKN Kulon Progo oleh Ketua II DPD FTPKN DIY

Yogyakarta (12/08/2018) Dewan Pengurus Cabang Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (DPC FTKPN) Kulon Progo menyelenggarakan sosialisasi kurikulum 2013 sekaligus pelantikan pengurus masa bakti 2018-2023 pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Kegiatan sosialisasi yang bertempat di SKB Kulon Progo diikuti oleh tutor se-Kabupaten Kulon Progo dan jajaran pengurus.

Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan prosesi pelantikan pengurus DPC FTPKN Kulon Progo. Pelantikan dilakukan oleh Fauzi Eko Pranyono selaku Ketua II DPD FTPKN DIY dan disaksikan oleh Eko Budi Antoro Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo. DPC FTPKN Kulon Progo dipimpin oleh Eko Ady Saputro selaku Ketua.

Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2018 ini mengikutsertakan dua orang pada kegiatan Pelatihan Calon Pelatih Kurikulum 2013 yaitu Dian Astutik Wulandari (Pamong Belajar) dan Renyep (Penilik). Salah satu syarat untuk memperoleh sertifikat pelatihan, peserta diwajibkan melaksanakan tugas mandiri yaitu melakukan kegiatan sosialisasi, pengimbasan, diklat dan sejenisnya. Sosialisasi Kurikulum 2013 oleh DPC FTPKN Kulon Progo dilaksanakan sebagai implementasi tugas mandiri pasca pelatihan. Oleh karena itulah dua orang tersebut menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi. Adapun materi sosialisasi meliputi kontekstualisasi pendidikan kesetaraan, perancangan pembelajaran, penyelenggaraan muatan khusus, pembelajaran berbasis modul dan penilaian pembelajaran pendidikan kesetaraan.

“Jajaran DPC FTPKN Kulon Progo bersama tutor agar mendorong implementasi K13 pendidikan kesetaraan, kemudian meningkatkan kualitas dan martabat pendidikan kesetaraan. Prestasi yang perlu disyukuri adalah pernyataan Menristekdikti bahwa semakin banyak lulusan Paket C yang diterima di PTN. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan kesetaraan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selanjutnya ternyata selisih rata-rata nasional hasil ujian nasional antara Paket C IPS dan SMA IPS tidak terlalu jauh.” Demikian ungkap Fauzi Eko Pranyono pada pesan-pesan setelah pelantikan.

“Oleh karena itu setelah kisi-kisi ujian nasional dan USBN keluar saya sarankan agar FTPKN menyelenggarakan analisis kisi-kisi dan membuat bank soal. Pembelajaran pada semester genap diorientasikan pada latihan soal dengan harapan peserta didik menguasai kompetensi dan memperoleh nilai baik pada USBN dan UN sehingga tidak kalah bersaing dengan pendidikan formal,” tambah Fauzi Eko Pranyono.Pada kesempatan berikutnya Eko Budi Antoro, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian, menyambut baik keberadaan DPC FTPKN Kulon Progo karena akan banyak membantu tugas Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo. Sebagai organisasi mitra diharapkan FTPKN bersama Dinas Dikpora dapat bersama-sama mengembangkan pendidikan kesetaraan berkualitas di Kabupaten Kulon Progo. [fauziep]

Tinggalkan Balasan