Simposium Pendidikan Kesetaraan: Meningkatkan Kualitas dan Martabat Pendidikan Kesetaraan

Deli Serdang (07/09/2018) Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Ditjen PAUD dan Dikmas menyelenggarakan Simposium Pendidikan Kesetaraan selama tiga hari 6 sd 8 September 2018 di Hotel Wing Deli Serdang. Kegiatan ini diikuti oleh 70 orang terdiri dari unsur pengelola satuan pendidikan nonformal, pamong belajar SKB, pamong belajar UPT, akademisi, penilik dan praktisi.

Simposium Pendidikan Kesetaraan ini bertujuan untuk menemukenali permasalahan dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, menyamakan persepsi dan gagasan serta konsep dalam rangka mengembangkan program pendidikan kesetaraan dan menyatukan komitmen bersama untuk memajukan program pendidikan kesetaraan. Untuk itu dalam simposium tampil narasumber Ketua BAN PAUD dan PNF Prof. Dr. Supriyono, Ketua BSNP Bambang Suryadi, Ph.D., pengalaman baik dari PKBM Homeschooling Primagama Bali, PKBM Zam Zam.

“Kurikulum 2013 harus segera diimplementasikan pada pendidikan formal maupun pendidikan nonformal, karena itulah mulai tahun ini pendidikan kesetaraan segera mulai menerapkan kurikulum 2013. Seluruh perangkat pembelajaran sudah disiapkan mulai dari kurikulum sampai dengan modulnya tahun ini dikebut diselesaikan.” demikian disampaikan Dr. Abdul Kahar, M.Pd., Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan pada pembukaan Simposium Pendidikan Kesetaraan. “Modul tidak lagi dicetak oleh direktorat, tapi disediakan dalam bentuk digital yang dapat diunduh oleh semua pihak termasuk peserta didik pendidikan kesetaraan,” tambah Dr. Abdul Kahar.

Sesuai dengan tema simposium diharapkan pendidikan kesetaraan semakin dipercaya oleh masyarakat, caranya yaitu dengan memperbaiki mutu pendidikan kesetaraan.  Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan adalah dengan melakukan pengembangan pembelajaran dalam jaringan dan penyiapan perangkat kurikulum 2013 agar mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan informasi terutama revolusi industry keempat.

“Pendidikan kesetaraan akan kita rubah, kita sesuaikan dengan kebutuhan peserta didik yang hidup revolusi industri ke-4.”  demikian disampaikan Ir. Harris Iskandar, Dirjen PAUD dan Dikmas di sela sela pelaksanaan SImposium Pendidikan Kesetaraan. [fauziep]

Tinggalkan Balasan