Logo_FK_PKBM_IndonesiaYogyakarta (09/06) Mulai tahun anggaran 2014 Sertifikat Legitimasi PKBM dan Kartu Tanda Anggota akan diberlakukan sebagai salah satu persyaratan dalam pengajuan bantuan bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyaraat (PKBM), maka diharapkan 2 (dua) bulan sebelum akhir tahun 2013 ini semua wilayah sudah selesai melaksanakan program pendaftaran keanggotaan ini. Demikian bunyi surat edaran dari Forum Komunikasi PKBM Pusat nomor 166/B/DPP/FK PKBM/III/2013 tanggal 11 Maret 2013.

Lebih lanjut ketentuan tersebut dituangkan dalam Peraturan Organisasi Forum Komunikasi PKBM Indonesia Nomor  1 Tahun 2013 Tentang Prosedur Pendaftaran dan Penerbitan Sertifikat Legitimasi PKBM dan Kartu Tanda Anggota serta Pembayaran Uang Pangkal dan Iuran Anggota Forum Komunikasi  PKBM Indonesia. (Dapat diunduh di sini)

Sertifikat Legitimasi PKBM diberikan kepada lembaga sebagai penanda bahwa PKBM tersebut merupakan anggota Forum Komunikasi PKBM Indonesia. Kartu Tanda Anggota diberikan kepada perorangan yang berprofesi sebagai pengelola suatu PKBM atau yang ditunjuk dengan sah  dan berkompeten untuk  menjadi Pengelola  PKBM tersebut  serta memenuhi persyaratan.

Di samping itu untuk setiap anggota biasa baik lembaga maupun perorangan wajib uang pangkal dan uang iuran. Uang pangkal hanya dibayarkan sekali yaitu sebesar Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah). Uang iuran sebesar Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah) per tahun.

Dalam  satu  lembaga  PKBM  yang  telah  memiliki  Nomor  Legitimasi  PKBM  dapat mengajukan Kartu Tanda Anggota bagi para pengelolanya sebanyak/sejumlah Pengelola PKBM yang dimilikinya. Pengelola PKBM tersebut harus memiliki kompetensi yang diperlukan dan benar-benar dibuktikan dengan surat pengangkatan resmi dari PKBM tersebut. Bagi Pengelola PKBM lainnya dapat mengajukan permohonan penerbitan Kartu Tanda Anggota dengan mengisi Formulir Pendaftaran Anggota dan membayar Iuran Anggota Tambahan sejumlah Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) per tahun untuk setiap orang Pengelola PKBM.