Liputan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi 2014

Upacara pembukaan CeriaBandung (13/08/2014) Biasanya sebuah lomba ada official yang mendoktrin peserta sehingga mempersepsikan pada suatu kondisi yang muaranya hanya akan menghasilkan kebencian kepada pihak lawan. Untungnya hal ini tidak terjadi pada Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi, paling tidak pada penyelenggaraan tahun 2014 ini.

Semangat berbagi dan tali persaudaraan sebagai insan PTK PAUDNI yang senasib dan sepenanggungan membuahkan keakraban sejak hari pertama dibuka hingga pelaksanaan lomba kelompok hari ini.

Lihat saja foto di atas, diambil saat pembukaan di stadion Siliwangi, Bandung. Tidak ada gurat tensi kompetisi bahkan permusuhan antar kontingen. Tanpa ada yang menyuruh peserta antar provinsi saling foto bersama dengan pakaian daerah masing-masing. Mereka tidak ingin melupakan momen berkesan bisa berkumpul bersama dengan teman-teman PTK PAUDNI seluruh Indonesia.

Instruktur Tata Boga dari Jateng, DIY, dan Jatim nampak kompak serta bersahabat.

Instruktur Tata Boga dari Jateng, DIY, dan Jatim nampak kompak serta bersahabat.

Fitri Kurnia Siska Wulansari, biasa dipanggil Fitri, menceritakan bahwa dia saling berbagi tukar menukar dokumen naskah karya nyata dengan teman provinsi lainnya. Tidak hanya itu, ketika pelaksanaan lomba karya nyata instruktur tata boga sesama peserta saling membantu menyiapkan dan mengemasi peralatan masak.

“Ini pengalaman yang tidak bisa saya lupakan, kami dapat saling berbagi pak” tambah ibu satu anak semata wayang yang kini ditinggal di Yogyakarta.

Siapa bilang ini adalah ajang kompetisi yang menghalalkan segala cara? Jika itu di level peserta, anggapan itu salah. Mereka justru tampak akrab, didasarkan semangat berbagi dan tali persaudaraan.