foto 25 agt 05 066Yogyakarta (05/05/2014) Sinkronisasi Program Paket C se-Indonesia yang dihadiri pejabat yang mengurusi program Paket C pada Dinas Pendidikan Provinsi baru saja berakhir di Bandung (2/05/2014). Salah satu informasi yang mengemuka pada pertemuan tersebut adalah bahwa Paket C belum menggunakan Kurikulum 2013.

Program Paket C belum dapat menggunakan Kurikulum 2013 karena belum diatur kerangka dasar dan struktur kurikulum Paket C. Sedangkan SMA/MA sudah diatur yaitu berdasar Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA.

Jika ada penjelasan bahwa Paket C diharuskan menggunakan Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 dengan alasan karena setara, maka beban belajar dan proses pembelajaran akan sama dengan SMA/MA. Paket C akan masuk tiap hari, hal yang sangat sulit diaplikasikan pada pendidikan kesetaraan.

Prof Hamid, selaku Ketua Tim Pengembang Kurikulum Kementerian sudah pernah menjelaskan kepada fauziep.com bahwa pembahasan naskah kerangka dasar dan struktur kurikulum Paket C soal waktu saja, menunggu naskah pendidikan formal yaitu pendidikan luar biasa dan TK/RA selesai dibahas. Sementara ini menggunakan Permendiknas Nomor 14 Tahun 2007, tidak bisa menggunakan Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 karena karakter pendidikan kesetaraan berbeda dengan pendidikan formal.

Berikut ini tautan untuk mengunduh paparan resmi dari Direktorat PSMA terkait posisi Paket C pada Kurikulum 2013.