Liputan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi 2014

Wantini, Pendidik PAUD asal DIY sedang praktek pembelajaran gerak dan lagu.

Wantini, Pendidik PAUD asal DIY sedang praktek pembelajaran gerak dan lagu.

Bandung (13/08/2014) Tema lomba karya nyata (LKN) Pendidik PAUD adalah kreativitas seni melalui gerak dan lagu untuk anak usia dini. Menurut petunjuk teknis penilaian pendidik PAUD harus melakukan praktek pembelajaran gerak dan lagu yang sudah barang tentu membutuhkan ruang gerak yang luas. Sayang ruang yang disediakan sempit.

“Ruang lomba pendidik PAUD yang mengangkat tema gerak dan lagu, yang dipakai ruangan terlalu sempit. Bahkan bagi penonton tidak ada ruang untuk menyaksikan. Sementara lomba yang sifatnya pemaparan ide gagasan yang tidak memerlukan ruang gerak justru ruangan sangat luas.” ungkap Priyo Prasetyo Sigit, pamong belajar SKB Susukan Jawa Tengah.

Berdasarkan pengamatan fauziep.com ruang lomba kira sekitar 40 meter persegi disamping menyediakan ruang gerak untuk praktek pembelajaran PAUD, juga harus menampung audien yang ingin menyaksikan yaitu sesama pendidik PAUD sejumlah 34 orang utusan provinsi. Belum lagi pendamping kontingen yang juga ingin menyaksikan. Maka ruangan terasa sempit, penonton terlihat berdesak-desakan dan peserta yang tampil kurang mendapat ruang gerak yang cukup memadai.

Kondisi ruangan yang terasa sempit juga terjadi pada lomba karya nyata instruktur tata rias pengantin dan instruktur tata busana.

Anehnya lomba LKN Penilik, Pamong Belajar, Pengelola PKBM, Tutor Keaksaraan dan Kepala SKB yang tidak membutuhkan ruang gerak dan space untuk display justru disediakan ruangan yang sangat luas. Ruangan yang disediakan dua kali lipat lebih dari ruang yang diperuntukkan bagi LKN Pendidik PAUD, LKN Instruktur Kursus Tata Rias Pengantin, dan LKN Instruktur Kursus Tata Busana.

“Semoga bisa bisa dijadikan evaluasi untuk pelaksanaan di masa mendatang” kata Priyo menutup pembicaraan.