pendampingan pkbm 1Yogyakarta (3/10) Belum lepas lelah seusai kegiatan Diklat R and D dan Munas IPABI di Yogyakarta yang berakhir 29 September 2012, keesokan harinya saya harus menunaikan tugas baru sebagai bagian kewajiban yang diemban di LSM Kinara Kinari. Yaitu melakukanroadshow ke Gunungkidul, dengan sasaran PKBM Karya Mandiri Wonosari dan PKBM Cahaya Karangmojo Gunungkidul.

Dalam bahasa rincian tugas pokok pamong belajar roadshow ini sejatinya adalah melakukan pembimbingan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di kedua PKBM tersebut. PKBM sebagai satuan pendidikan nonformal yang berasal dari dan oleh masyarakat secara agregat masih membutuhkan bimbingan, utamanya dalam mengelola program dan mengadminitrasi kegiatan. Walaupun ada PKBM sekelas Ngudi Kapinteran di Gunungkidul yang sudah mapan dan mampu mengkreasi program dan mengadministrasikan kegiatan dengan baik.

pendampingan pkbm 2Menjadi tugas LSM Kinara Kinari yang memiliki tagline “Siap Bermitra untuk Kemandirian Bangsa” membantu PKBM agar sejajar dengan PKBM lainnya yang sudah terlebih dahulu mapan. Karena itulah salah satu kegiatan LSM Kinkin adalah melakukan pendampingan kepada PKBM.

Pada umumnya PKBM dikelola oleh anggota masyarakat yang bersedia secara sukarela menyisihkan waktu, tenaga dan pikiran demi kemaslahatan masyarakat di sekitarnya. Agar masyarakat di lingkungannya memiliki pengetahuan dan keterampilan sejajar dengan masyarakat Indonesia lainnya, bangkit dari ketertinggalan.

pendampingan pkbm 3Pada pelaksanaan roadshow, Wiwien W Rahayu pimpinan Kinkin, dengan telaten membimbing pengelola PKBM dalam hal menyusun proposal kegiatan atau program. Hal ini menjadi penting karena salah satu urat nadi jalannya PKBM adalah bantuan sosial yang banyak sumbernya dari berbagai direktorat di lingkungan Ditjen PAUDNI. Bahkan dengan sabar ibu Wiwien membimbing bagaimana caranya melakukan pengelolaan rekening bank lembaga dan pemotongan pajak yang harus disetorkan ke kas negara.

Dari roadshow muncul beberapa program aksi yang bisa dilakukan di wilayah Gunungkidul, yang jelas program aksi yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan masih dalam kerangka pendidikan nonformal.

Kegiatan roadshow diakhiri dengan melakukan kunjungan wisata ke Goa Pindul, sebuah lokasi wisata yang dikelola oleh penduduk setempat di Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul. Di lokasi wisata Goa Pindul ini kita dapat menyaksikan betapa masyarakat dapat bergerak dan melakukan usaha wisata sendiri, walaupun pada awalnya ada bantuan modal dan bimbingan dari instansi terkait.