Diklat R and D IPABIYogyakarta (26/9) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs. Baskoro Aji Kadarmanto, Selasa sore (25/09/2012) membuka Diklat Penerapan Research and Developmentdalam rangka Pengembangan Model PAUDNI di Hotel Brongto Yogyakarta. Diklat dlaksanakan selama lima hari 25 sd. 29 September 2012, diikuti oleh 45 orang peserta utusan pengurus daerah IPABI 25 provinsi seluruh Indonesia (19 provinsi luar Jawa, dan 6 provinsi dalam Jawa).

Menurut Peraturan Menteri Pendadayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiNomor 15 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pamong Belajar dan Angka Kreditnya salah satu tugas pokok pamong belajar adalah melakukan kegiatan pengembangan model pendidikan nonformal dan informal. Kegiatan pengembangan model dilakukan dengan menggunakan berbagai pendekatan dan metode penelitian untuk menemukan model yang efisien dan efektif sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal.

Ragam research and development sebagai salah satu metode penelitian yang dapat digunakan dalam pengembangan model pendidikan nonformal dan informal relatif masih jarang digunakan. Ragam metode penelitian yang sering digunakan pamong belajar dalam melakukan pengembangan model adalah penelitian tindakan dan penelitian evaluasi.

Research and development menawarkan sebuah konsep metode penelitian yang berupaya memadukan antara penelitian dengan kajian teoritis yang mendalam kemudian diujicobakan dalam format penelitian formal dengan desain eksperimental. Berbagai tahapan dalam R&D diharapkan mampu memutus kesenjangan antara konsep teoretis dan praktis di lapangan. Sesuatu produk yang dihasilkan dalam praktik kependidikan tentu saja memiliki karakteristik-karakteristik tertentu sesuai dengan ruang dan waktu saat itu. Karakteristik tersebut merupakan perpaduan dari sejumlah konsep, prinsip, asumsi, hipotesis, prosedur berkenaan dengan sesuatu hal yang telah ditemukan atau dihasilkan dari penelitian dasar.

Sehubungan dengan karakteristik research and development tersebut serta karakteristik program dan satuan pendidikan nonformal, maka metode ini perlu dikuasai oleh pamong belajar yang akan melakukan kegiatan pengembangan model.

Tujuan dari pendidikan dan latihan pengembangan model PAUDNI melalui Research and Development (penelitian dan pengembangan) adalah:

  1. Meningkatkan pemahaman pamong belajar dalam pengembangan model PAUDNI;
  2. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan penerapan metode penelitian dan pengembangan dalam kegiatan pengembangan model PAUDNI;
  3. Meningkatkan pemahaman yang benar mengenai konsep dan praktik penelitian dan pengembangan dalam pengembangan model PAUDNI.

Hasil yang diharapkan

  1. Pamong belajar mampu menghasilkan rancangan pengembangan model PNFI dengan pendekatan R&D sebagai metode pengembangannya;
  2. Dihasilkannya berbagai variasi bentuk pengembangan model PNFI yang direncanakan oleh pamong belajar.

Lebih lanjut menurut Hikmat Widayat, Ketua Panitia Diklat, narasumber diklat terdiri dari akademisi UNY, Universitas Lambung Mangkurat, serta Pamong Belajar BPPAUDNI Regional II dan BPKB DIY.