PP 21 Tahun 2014: Penilik dan Pamong Belajar Tidak Ada Lagi Perpanjangan BUP

Logo Presiden RIYogyakarta (19/04/2014) Kini Pamong Belajar dan Penilik tidak perlu lagi mengajukan perpanjangan batas usia pensiun. Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 21 Tahun 2014 Pamong Belajar Madya dan Penilik langsung dipensiun pada usia 60 tahun. Bedanya bagi pamong belajar yang dipensiun 60 tahun harus sudah menduduki Pamong Belajar Madya, sedangkan bagi penilik berlaku untuk semua jenjang jabatan penilik.

Pasal 2 ayat (2) b. 2) menyatakan bahwa jenis jabatan fungsional  jenjang ahli madya dan ahli utama batas usia pensiun pada usia 60 tahun. Tidak ada lagi kata dapat, artinya langsung dipensiun pada usia 60 tahun. Pamong belajar masuk pada ketentuan tersebut. Pamong belajar yang pada usia 58 masih menduduki jabatan Pamong Belajar Pertama dan Pamong Belajar Muda dipensiun menurut ketentuan pasal 2 ayat (2) a., yaitu pensiun pada usia 58 tahun.

Sedangkan penilik diatur pada pasal 2 ayat (2) b. 7) dimana semua jenjang jabatan penilik langsung pensiun pada usia 60 tahun.

Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah yang ditandatangani Presiden pada tanggal 19 Maret dan berlaku sejak tanggal 30 Januari 2014 ini, maka tidak ada lagi perpanjangan batas usia pensiun (BUP) atau mengajukan perpanjangan BUP karena sudah diatur dengan pasti oleh peraturan pemerintah tersebut.

Untuk mengunduh Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2014 secara lengkap dapat diunduh di sini.

8 tanggapan pada “PP 21 Tahun 2014: Penilik dan Pamong Belajar Tidak Ada Lagi Perpanjangan BUP”

  1. Mas fauzi saya mau tanya, mengenai
    BAB III
    KETENTUAN PERALIHAN
    Pasal 3
    (1) Pegawai Negeri Sipil yang pada saat berlakunya
    Peraturan Pemerintah ini sedang menduduki Jabatan
    Fungsional Ahli Muda, Ahli Pertama, dan Penyelia
    selain Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud
    dalam Pasal 2 ayat (2) huruf b, yang sebelumnya batas
    usia pensiunnya dapat diperpanjang sampai dengan 60
    (enam puluh) tahun, batas usia pensiunnya yaitu 60
    (enam puluh) tahun.
    (2) Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam Jabatan
    Fungsional Ahli Muda, Ahli Pertama, dan Penyelia
    sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setelah
    berlakunya Peraturan Pemerintah ini batas usia
    pensiunnya berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud
    dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a.
    ini maksudnya bagaimana ini mas Fauzi, saya kurang paham ?

    1. Bagi jabatan yang sblmnya sudah mengatur bahwa jabatan ahli pertama dan ahli muda dapat diperpanjang 60 tahun dan pada saat terbitnya PP ini sdh menduduki jabatan tsb bisa mengajukan perpanjangan sd 60 tahun (walau tdk menduduki ahli madya). Namun jika pada saat diangkat dlm jabatan tsb setelah berlakunya PP ini maka berlaku ketentuan dimaksud pasal 2 ayat (2) huruf a.

  2. Syukur kalau BUP sudah pasti. Tapi yang sudah didepan mata ” Tunjangan fungsional penilik dan pamong belajar” sampai saat ini masih banyak yang belum cair. Bersabar dan bersabar…

  3. ass, mas tlg dong permenkeu tentang tunjangan pamong belajar, karena banyak daerah yang menunggu utk dapat dibayarkan tunjangannya

  4. Mas Faozi saya liha di PP no 21 tahun 2014 tidak tertera secara nta di sebutkan BUP Pamong Belajar Seperti Penilik,Pengawas dll.sehingga saya ada keraguan tentan BUP 60 tahun tanpa di perpanjang.tolong penjelasannya secara utuh.dan mendasar.Trims.

    1. Pasal 2 ayat (2) huruf b angka 1) sudah mengatur untuk jabatan pamong belajar. Disebut dalam PP tsb adalah jenjang jabatan yang berlaku untuk semua jenis jabatan fungsional (lebih dari 100 jabatan jika disebutkan). Hanya beberapa jabatan yang tidak mensyaratkan harus mencapai ahli madya disebutkan secara khusus karena merupakan jabatan karier spt penilik dan pengawas.

Komentar ditutup.