wuriyanto 1Yogyakarta (16/05) Masih ada yang bingung memaknai Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2014 untuk batas usia pensiun bagi jabatan fungsional penilik. Ada anggapan Penilik yang mencapai golongan IV/a namun belum menduduki jabatan Penilik Madya tidak bisa mencapai BUP 60 tahun. Benarkah?

Memang benar pada pasal 2 ayat (2) huruf a dinyatakan bahwa pejabat fungsional ahli pertama, ahli muda serta pejabat fungsional keterampilan batas usia pensiun adalah 58 tahun. Namun demikian jabatan fungsional penilik diatur tersendiri dalam pasal 2 ayat (2) huruf b angka 7), dan tidak secara spesifik mempersyaratkan harus menduduki jabatan penilik madya. Artinya menurut ketentuan tersebut semua jenjang penilik mencapai BUP 60 tahun. Tidak ada lagi kata “dapat”, artinya tidak ada lagi mekanisme perpanjangan batas usia pensiun sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden nomor 63 Tahun 2010. Alias langsung dipensiun pada 60 tahun.

Jabatan fungsional pengawas sekolah juga memiliki ketentuan yang sama dengan penilik, tidak mengenal syarat mencapai ahli madya untuk dipensiun 60 tahun. Hal ini dikarenakan jabatan fungsional pengawas dan penilik adalah jabatan karier dari jabatan fungsional lainnya sehingga semua jenjang berlaku BUP 60 tahun.

Bahkan mengacu pada pasal 3 Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2014 penilik yang saat berlakunya peraturan pemerintah ini sudah menduduki jabatan penilik pertama, penilik muda dan penilik penyelia BUP 60 tahun karena mengacu pada Peraturan Presiden nomor 63 Tahun 2010 BUP-nya dapat diperpanjang menjadi 60 tahun. Ketentuan pasal 3 tersebut menyebutkan jika pada peraturan sebelumnya diatur BUP dapat diperpanjang 60 tahun maka BUP-nya adalah 60 tahun.

Namun pasal 3 tersebut tidak harus dipergunakan oleh penilik karena sudah cukup diakomodasi pada pasal 2 ayat (2) huruf b angka 7).