Okt 05 052Yogyakarta (26/12) Beberapa saat yang lalu saya mendapat pertanyaan melalui inbox: “Apakah penilik golongan III/a bisa memperoleh tunjangan jabatan fungsional?” Sudah saya jawab, namun perlu saya uraikan lebih jelas dalam tulisan ini agar diketahui oleh penilik lainnya dan pihak yang berkepentingan.

Dalam pasal 8 ayat 3 Permenpan dan RB nomor 14 Tahun 2010 dijelaskan bahwa penilik pertama hanya terdiri dari jenjang pangkat Penata Muda Tingkat I golongan III/b. Hal tersebut disebabkan karena pengangkatan pertama ke dalam jabatan penilik pangkat paling rendah adalah Penata Muda Tingkat I golongan III/b (pasal 26 ayat 1 huruf c).

Artinya Penilik yang pangkatnya Penata Muda III/a jika diimpasing ke dalam jabatan penilik menurut Permenpan dan RB nomor 14 Tahun 2013 secara yuridis formal belum menduduki jenjang jabatan Penilik Pertama. Karena tidak menduduki jabatan Penilik Pertama maka tidak berhak mendapatkan tunjangan jabatan fungsional sebagaiman diatur dalam lampiran II Perpres Nomor 72 Tahun 2013.

Ketentuan pasal 26 ayat 1 huruf c adalah untuk pengangkatan pertama (baru) ke dalam jabatan penilik setelah berlakunya Permenpan RB nomor 14 Tahun 2010. Persoalannya masih banyak penilik yang menduduki pangkat Penata Muda III/a dan bahkan masih golongan II. Kepada mereka ini tidak dikeluarkan dari jabatan penilik, namun diminta untuk menyesuaikan kualifikasi pendidikan minimal sarjana atau D IV bagi penilik trampil (golongan II) , atau segera mengusulkan kenaikan pangkat menjadi Penata Muda Tingat I golongan ruang III/b bagi yang masih menduduki pangkat Penata Muda.