seminar PTK 004Yogyakarta (27/06) Kegiatan penelitian oleh guru harus terus dikembangkan agar guru semakin meningkat profesionalismenya. Penelitian oleh guru diprioritaskan pada upaya perbaikan pembelajaran di kelas. Pada tahun 2013 ini, Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Dinas Dikpora DIY menyelenggarakan kegiatan penelitian tindakan kelas (PTK) mulai dari workshop, penyusunan proposal, seminar proposal, pendampingan kegiatan penelitian, seminar hasil penelitian.

Penelitian tindakan kelas bisa dilakukan pada mata pelajaran  apa saja, namun sesuai dengan ketentuan perbaikan tindakan kelas menggunakan sentuhan teknologi informasi. Kegiatan diikuti oleh 25 orang guru SD dan SMP se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama kegiatan PTK yang berlangsung sejak bulan Maret 2013 dibimbing oleh tiga narasumber yaitu Cipto Suncoko, St. Mulyanta, dan Fauzi Eko Pranyono.

Setelah melalui rangkaian pelaksanaan penelitian tindakan kelas di sekolah masing-masing, akhirnya hari ini Kamis (27/06) dilakukan seminar laporan hasil penelitian tindakan kelas.

Guru yang mendapat kesempatan mengikuti penelitian tindakan kelas sangat antusias. Walaupun dari kemampuan menulis masih perlu ditingkatkan. Kompetensi menulis akan sangat membantu ketika guru menuangkan hasil penelitian, kejadian ke dalam laporan dan mengkonstruksi temuan menjadi suatu simpulan yang obyektif dan memiliki makna dalam pembelajaran di kelas.

Penelitian tindakan kelas ini bisa berfungsi ganda, pertama bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran; kedua meningkatkan kemampuan profesional guru dalam melakukan kegiatan penelitian. Dari kegiatan penelitian ini dapat digunakan untuk persyaratan kenaikan pangkat/jabatan melalui angka kredit. Menurut PermenPAN RB nomor 16 Tahun 2009, guru untuk kenaikan pangkat/jabatan diharuskan mengumpulkan angka kredit dari karya tulis ilmiah, termasuk penelitian. Dalam mana kegiatan penulisan karya ilmiah menjadi momok baru bagi guru ketika akan mengajukan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan.