Ipabi11Salah satu tugas pokok pamong belajar adalah melakukan kegiatan pengembangan model pendidikan nonformal dan informal. Kegiatan pengembangan model dilakukan dengan menggunakan berbagai pendekatan dan metode penelitian untuk menemukan model yang efisien dan efektif sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal.

Ragam research and development (R&D) sebagai salah satu metode penelitian yang dapat digunakan dalam pengembangan model pendidikan nonformal dan informal relatif masih jarang digunakan. Ragam metode penelitian yang sering digunakan pamong belajar dalam melakukan pengembangan model adalah penelitian tindakan dan penelitian evaluasi.

Banyak dijumpai inkonsistensi paradigma penelitian yang dilakukan oleh pamong belajar dalam pengembangan suatu model pendidikan, inkonsistensi sering dijumpai khususnya dalam menggunaan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan serampangan tanpa makna dan tujuan yang jelas, padahal kedua paradigma ini memiliki pandangan yang berbeda terhadap objek yang ditelitinya. Metode penelitian dengan berbagai konsekuensinya tidak bisa begitu saja diputuskan sebagai sebuah cara strategis dalam pengembangan model khususnya model-model kependidikan seperti halnya metode penelitian tindakan dan penelitian evaluasi yang kerap dilakukan oleh pamong belajar, kesalahan persepsi terkait dengan konsep pengembangan menyebabkan banyak dijumpainya kesalahan metode yang tentu saja akan berdampak pada output penelitian itu sendiri.

Research and development dalam berbagai literatur disebutkan sebagai metode penghubung atau pemutus kesenjangan antara penelitian dasar dengan penelitian terapan. Sering dihadapi adanya kesenjangan antara hasil-hasil penelitian dasar yang bersifat teoritis dengan penelitian terapan yang bersifat praktis. Research and developmentmenawarkan sebuah konsep metode penelitian yang berupaya memadukan antara penelitian dengan kajian teoritis yang mendalam kemudian diuji cobakan dalam format penelitian formal dengan desain eksperimental, berbagai tahapan dalam R&D diharapkan mampu memutus kesenjangan antara konsep teoretis dan praktis di lapangan. Sesuatu produk yang dihasilkan dalam praktik kependidikan tentu saja memiliki karakteristik-karakteristik tertentu sesuai dengan ruang dan waktu saat itu. Karakteristik tersebut merupakan perpaduan dari sejumlah konsep, prinsip, asumsi, hipotesis, prosedur berkenaan dengan sesuatu hal yang telah ditemukan atau dihasilkan dari penelitian dasar.

Sehubungan dengan karakteristik research and development tersebut serta karakteristik program dan satuan pendidikan nonformal, maka metode ini perlu dikuasai oleh pamong belajar yang akan melakukan kegiatan pengembangan model.