Pembentukan Ditjen Guru dan dan Tenaga Kependidikan

Ditjen GurtendikBatam (28/05/2015) Pembentukan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sempat membuat bingung dan galau sebagian pendidik pada jalur pendidikan nonformal, yaitu pamong belajar, tutor, dan instruktur kursus.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 sebenarnya sudah jelas, pada pasal 9 dijelaskan bahwa tugas Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan.

Peraturan Mendikbud Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud menegaskan adanya pembentukan Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Dimaksud dengan nomenklatur guru pada direktorat tersebut adalah guru taman kanak, guru kelompok bermain, dan pendidik lainnya yaitu pamong belajar, tutor dan instruktur kursus.

Penilik juga menjadi ranah binaan direktorat ini karena termasuk kategori tenaga kependidikan PAUD dan pendidikan masyarakat.

Direktorat Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat memiliki terdiri atas (1) Subdirektorat Program dan Evaluasi; (2) b. Subdirektorat Perencanaan Kebutuhan, Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi; (3) Subdirektorat Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karir; (4) Subdirektorat Kesejahteraan, Penghargaan dan Pelindungan; (5)  Subdirektorat Pendidikan Khusus, Pendidikan Layanan Khusus, dan Satuan Pendidikan Indonesia Luar Negeri; (6) Subbagian Tata Usaha.