Menyusun Program Mata Pelajaran Keterampilan Wajib

Yogyakarta (13/09/2019) Muatan keterampilan pada struktur kurikulum dan dokumen laporan hasil belajar menjadi bentuk dua jenis mata pelajaran yaitu mata pelajaran Keterampilan Wajib dan mata pelajaran Keterampilan Pilihan.

Muatan mata pelajaran Keterampilan Wajib terdiri dari muatan pendidikan olahraga dan rekreasi, seni budaya serta prakarya. Dinamakan mata pelajaran Keterampilan Wajib karena setiap muatan wajib disampaikan, artinya tidak boleh ada satu di antara tiga muatan tersebut yang tidak disajikan dalam pembelajaran. Namun ketiga muatan tersebut tidak berdiri sendiri menjadi mata pelajaran, artinya mata pelajaran Keterampilan Wajib merupakan kompilasi atau gabungan dari ketiga muatan (olah raga, seni budaya, dan prakarya).

Tujuan dari mata pelajaran Keterampilan Wajib adalah untuk mengembangkan keterampilan umum (generic skills) dan membentuk karakter peserta didik memiliki rasa seni dan budaya, sehat jasmani dan rohani, sportif, serta memiliki kecakapan okupasional dan vokasional dalam memenuhi kebutuhan dan kemandirian, serta untuk mengatasi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Modul ketiga muatan mata pelajaran Pendidikan Olahraga dan Rekreasi, Seni Budaya serta Prakarya sudah disediakan oleh pemerintah yang disusun menyesuaikan dengan tujuan diselenggarakan mata pelajaran ini.

Gambar 1. Kegiatan Mata Pelajaran Keterampilan Wajib

Namun demikian tidak semua modul yang disediakan harus disampaikan semua pada pelaksanaan pembelajaran. Dari hasil pemetaan SKK, mata pelajaran Keterampilan Wajib akan memperoleh sekitar 2 SKK sehingga jika dilaksanakan dengan tatap muka pada paket kompetensi ganjil akan tersedia 36 JPL. Jumlah beban belajar 36 JPL jika harus memuat semua muatan materi jelas tidak cukup waktunya. Oleh karena itu diperlukan pemilihan muatan materi dari ketiga muatan mata pelajaran tersebut. Pemilihan muatan materi tersebut menyesuaikan dengan hasil identifikasi potensi diri dan lingkungan sebagaimana dicantumkan pada tabel di bawah ini.

Selanjutnya berdasarkan berikut ini dapat disimpulkan kebutuhan muatan materi mata pelajaran Keterampilan Wajib.

Tabel 1. Muatan Mata Pelajaran Keterampilan Wajib

Muatan Mata Pelajaran Keterampilan Wajib Program Paket A/B/C

Nama Satuan Pendidikan: ………………………………………………

No MUATAN MATA PELAJARAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI WAKTU PAKET KOMPETENSI
             
             
             

Materi mata pelajaran Keterampilan Wajib selanjutnya dituangkan dalam tabel rencana pelaksanaan mata pelajaran Keterampilan Wajib sebagaimana dapat diperiksa pada tabel 19 berikut ini.

Keterangan kolom dan isian.

PK: Paket kompetensi, ditulis sesuai paket kompetensi yang dilaksanakan.

SKK: Satuan kredit kompetensi, diisi sesuai hasil pemetaan SKK pada paket kompetensi yang bersangkutan.

MG EF: minggu efektif, diisi jumlah minggu efektif pembelajaran pada paket kompetensi yang bersangkutan.

JML JPL: jumlah jam pelajaran, adalah jumlah perkalian antara SKK dan minggu efektif.

MATERI: uraian materi diambilkan dari hasil identifikasi pada tabel 4, yaitu kolom materi. Setiap materi diberikan alokasi waktu jam pelajaran. Jumlah keseluruhan alokasi waktu harus sama dengan jumlah ketersediaan jam pelajaran pada paket kompetensi tersebut.

Kesimpulan:

Muatan materi mata pelajaran Keterampilan Wajib yang dapat dikembangkan pada Program Paket A/Paket B/Paket C:

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………

Selanjutnya disusun rencana materi yang akan dipelajari selama satu program pendidikan kesetaraan. Silahkan unduh Contoh Format Rencana Pelaksanaan Mata Pelajaran Keterampilan Wajib, termasuk di dalamnya ada format Tabel 1. Muatan Mata Pelajaran Keterampilan Wajib. [fauziep]