Menuliskan Nama Satuan Pendidikan Penyelenggara UPK dan UN pada Ijazah Diksetara 2017/2018

Pontianak (13/07/2018) Masih muncul pertanyaan nama satuan pendidikan penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan yang ditulis di ijazah pendidikan pendidikan kesetaraan tahun 2017/2018. Terjadi perdebatan satuan pendidikan penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan (UPK) tidak harus yang terakreditasi. Apakah betul? Bagaimana dengan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan nama satuan pendidikan penyelenggara ujian nasional?

Mari kita tengok kembali pasal 61 ayat (2) UU Sisdiknas disebutkan bahwa “Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi.” Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah, yaitu pada pasal 4 ayat (3) yang menyatakan bahwa USBN baik pada jalur pendidikan formal maupun pendidikan nonformal diselenggarakan oleh satuan pendidikan terakreditasi. Selanjutnya pasal 4 ayat (4) mengatur bahwa penyelenggara ujian nasional baik pada pendidikan formal maupun pendidikan nonformal adalah satuan pendidikan yang terakreditasi.

Berdasarkan ketentuan tersebut maka ujian sekolah berstandar nasional (USBN) pada pendidikan kesetaraan sebagai bentuk ujian pendidikan kesetaraan (UPK) harus diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi. POS Penyelenggaraan USBN Tahun Pelajaran 2017/2018 pada Bab II huruf D angka 1 (halaman 5) menyebutkan bahwa syarat penyelenggara ujian sekolah berstandar nasional (USBN) adalah satuan pendidikan yang terakreditasi berdasarkan keputusan BAN PAUD dan PNF untuk pendidikan kesetaraan.

Pada jalur pendidikan formal USBN merupakan bentuk ujian sekolah, sehingga penyebutan dalam ijazah disebut dengan ujian sekolah. Sedangkan pada pendidikan kesetaraan USBN merupakan ujian pendidikan kesetaraan. Dengan demikian nama satuan pendidikan yang dituliskan pada baris penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan USBN, yaitu satuan pendidikan yang terakreditasi. Bukan satuan pendidikan asal bagi satuan pendidikan yang menginduk atau belum terakreditasi.

Penulisan ijazah pada baris satuan pendidikan penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan (dilingkari warna merah) dituliskan nama satuan pendidikan terakreditasi. Bukan satuan pendidikan asal di mana peserta didik berasal yang satuan pendidikannya belum terakreditasi.

Jadi, jika satuan pendidikan belum terakreditasi maka nama satuan pendidikan penyelenggara UPK dan penyelenggara UN ditulis dengan nama satuan pendidikan yang terakreditasi atau satuan pendidikan yang diinduki. Kepala atau Ketua satuan pendidikan asal tetap berhak tanda tangan pada ijazah.

Jika satuan pendidikan sudah terakreditasi, maka semua tulisan nama satuan pendidikan penyelenggara UPK dan UN sama dengan nama satuan pendidikan penandatangan ijazah. Kecuali pada kasus misalnya jumlah peserta didik ujian nasional kurang dari 20 orang, maka satuan pendidikan tersebut bergabung pada satuan pendidikan lainnya yang terakreditasi.

Kesimpulan pada penulisan ijazah:

  • Satuan pendidikan penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan ditulis satdik terakreditasi yang menyelenggarakan USBN.
  • Satuan pendidikan penyelenggara ujian nasional adalah satdik terakreditasi.

Semoga menjadi jelas. [fauziep]

6 tanggapan pada “Menuliskan Nama Satuan Pendidikan Penyelenggara UPK dan UN pada Ijazah Diksetara 2017/2018”

  1. Bapak fauzi, kami dari pkbm homeschooling ka seto solo.
    Saat ini pkbm kami belum terakreditasi dan baru proses akreditasi ditahun ini. Utk Npsn Kami sudah terbit.

    Utuk ujian nasional kami menginduk di pkbm yg ditunjuk oleh dinas utk menyelenggarakan ujian nasional.

    Saya berterimakasih atas penjelasan bapak mengenani isian saruan pendidikan penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan dan satuan pendidikan ujian nasional. Sampai sini saya paham bapak. Dan tercerahkan. Yaitu diisi dgn satuan pendidikan yg terakreditasi (pkbm yg diinduki)

    Namun ada bagian yg belum saya pahami yaitu dibagian “Kepala atau Ketua satuan pendidikan asal tetap berhak tanda tangan pada ijazah.”
    Nah, apakah yg dimaksud disini yg menandatangani adalah ketua pkbm asal meski pkbm belum terakreditasi?
    Atau tetap yg menandatangani adalah ketua pkbm yg diinduki.

    Terimakasih bapak.

    1. Jika peserta didik PKBM HSKS Solo pada saat ujian nasional kemarin belum masuk di dapodik atas nama PKBM HSKS Solo, atau masih tercatat di dapodik PKBM lain maka yang tanda tangan ijazah adalah PKBM lain tersebut.

  2. salam pak fauzi,
    saya kak heru dari Pkbm HSKS Solo. saat ini PKBM Kami belum Terakreditasi, namun dalam proses pendaftaran akreditasi tahun ini. NPSN kami juga sudah punya. saat ini kami menginduk di PKBM lain yang ditunjuk dinas menyelenggarakan ujian nasional.

    saya merasa senang dan tercerahkan dengan penjelasan bapak tentang pengisian ijazah paket tersebut di item satuan pendidikan penyelenggra UPK dan satuan pendidikan Penyelenggara UN. kesimpulan yg saya dapat bahwa kedua item tersebut diisi dgn satuan pendidikan yg kita induki.

    namun saya masih menemui kebingungan terkait statemen yg ini bapak “Jadi, jika satuan pendidikan belum terakreditasi maka nama satuan pendidikan penyelenggara UPK dan penyelenggara UN ditulis dengan nama satuan pendidikan yang terakreditasi atau satuan pendidikan yang diinduki. Kepala atau Ketua satuan pendidikan asal tetap berhak tanda tangan pada ijazah.”

    yang dimaksud dengan “Kepala atau Ketua satuan pendidikan asal tetap berhak tanda tangan pada ijazah.” disini apakah satuan pendidikan PKBM kami sendisi sebagai sauan asal yg nota bene belum terakreditasi atau yang lain yang diinduki?

    mohon penjelasan lebih lanjut.
    kami haturkan terimakasih bapak.

    1. Jika peserta didik PKBM HSKS Solo pada saat ujian nasional kemarin belum masuk di dapodik atas nama PKBM HSKS Solo, atau masih tercatat di dapodik PKBM lain maka yang tanda tangan ijazah adalah PKBM lain tersebut.

  3. Lha di blangko ijazah tidak disebutkan satuan pendidikan penyelenggara ujian sekolah berstandar nasional pendidikan kesetaraan ….

    1. Sudah dijelaskan bahwa USBN itu bentuk penilaian oleh satuan pendidikan yang pada saat tahun dilaksanakan dalam bentuk USBN. Blanko tetap sesuai bunyi peraturan perundangan yaitu UPK atau US. Hanya UPK atau US tahun berbentuk USBN. Gitu pak. Seperti sudah saya jelaskan di artikel.

Tinggalkan Balasan