Mengapa Tahun Pelajaran Ini Pendidikan Kesetaraan Harus Mulai Melaksanakan K13?

Yogyakarta (01/06/2019) Bulan Juli 2019 mulai memasuki persiapan masuk tahun pelajaran 2019/2020, satuan pendidikan termasuk PKBM dan SKB penyelenggara pendidikan kesetaraan mulai berbenah dalam melaksanakan pembelajaran. Satu hal yang harus diketahui adalah satuan pendidikan nonformal yang belum mengimplementasikan kurikulum 2013, pada tahun pelajaran 2019/2020 wajib hukumnya untuk mulai melaksanakan. Kenapa?

Pasal 4 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 tahun 2014 menyatakan bahwa ”Satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah dapat melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 paling lama sampai dengan tahun pelajaran 2019/2020.” Pengertian satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah sebagaimana diatur pada Peraturan Menteri tersebut juga termasuk satuan pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar (Paket A dan Paket B) serta pendidikan menengah (Paket C).

Merujuk Peraturan Menteri tersebut mulai tahun pelajaran 2020/2021 satuan pendidikan nonformal penyelenggara pendidikan kesetaraan seharusnya sudah tidak lagi melaksanakan kurikulum lama pada setiap jenjang rombongan belajar atau kelas. Jika PKBM atau SKB baru mulai implementasi kurikulum 2013 mulai tahun 2019/2020 untuk setiap rombongan belajar atau setara kelas awal maka pada tahun pelajaran 2020/2021 masih ada satu rombongan belajar atau setara kelas yang menggunakan kurikulum lama. Tapi kata pepatah: “Lebih baik terlambat daripada tidak!”

Jadi wajib hukumnya setiap satuan pendidikan nonformal penyelenggara pendidikan kesetaraan mulai melaksanakan kurikulum 2013 mulai tahun 2019/2020 ini. Perlu dicatat bahwa pelaksanaan kurikulum tidak dilakukan serentak pada seluruh rombongan belajar, melainkan bertahap untuk rombongan belajar atau setara kelas awal. Rombongan belajar atau setara kelas di atasnya tetap menggunakan kurikulum lama sampai mereka lulus. [fauziep]