workshop paud1Yogyakarta, 6/3/2012. Sudah lama Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) DIY setiap akan menyelenggarakan pendidikan latihan (diklat) bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) PAUDNI selalu diawali dengan mendiskusikan kepada pemangku kepentingan. Pada awalnya kegiatan dikemas dalam bentukfocus group discussionĀ (FGD), pada tahun 2012 ini kegiatan dikemas dalam bentuk workshop.

Pada tahun 2012 ini ada dua kegiatan workshop terkait dengan diklat yaitu Workshop Peningkatan Kompetensi PTK PAUD dan Workshop Peningkatan Kompetensi PTK Pendidikan Nonformal. Pada tanggal 5-7 Maret di Hotel Brongto Yogyakarta diselenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi PTK PAUD, yang dihadiri 54 orang yang terdiri dari unsur Kepala Seksi PAUD Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, HIMPAUDI Kab/Kota se-DIY, penilik PAUD, Sanggar Kegiatan Belajar dan Pamong Belajar BPKB DIY.

Agar upaya peningkatan mutu yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dasar pendidik dan pengelola dalam meningkatkan kompetensinya, maka perlu diskusi mendalam dari berbagai pihak yang relevan untuk membahas fokus substansi programnya. demikian ungkap Kasi Pemberdayaan BPKB DIY, Drihardono, S.Sos. Selanjutnya Drihardono, S.Sos menjelaskan alasan diadakannya workshop ini untuk membahas dan menajamkan desain orientasi teknis peningkatan mutu pendidik dan pengelola PAUD.

Pada hari pertama peserta diberikan pembekalan tentang berbagai kebijakan dan konsep tentang pengembangan kompetensi pendidik PAUD. Pembekalan disampaikan oleh Drs. Bashiran yang membahas pemberdayaan pendidik PAUD, Dr. Puji Yanti Fauziah (Pascasarjana UNY) menyampaikan pengembangan kompetensi pendidik dan pengelola PAUD, dan Prof.Dr. Abdul Ghaffur (Pascasarjana UNY)menjelaskan tentang teknik penyusunan desain proposal.

workshop paud2Hari kedua peserta dikelompokkan sesuai dengan judul desain orientasi teknis yang sudah disusun oleh tim BPKB DIY. Adapun kelompok bertugas membahas desain orientasi teknis (diklat) dan memberikan masukan sesuai dengan kondisi lapangan. Dengan demikian terdapat titik temu antara rancangan yang disusun dengan kondisi lapangan. Diharapkan pelaksanaan pengembangan kompetensi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Di lingkungan pemerintah Provinsi DIY, kegiatan pendidikan latihan diberi label/nomenklatur orientasi teknis (ortek). Apa pun namanya, ortek adalah merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi PTK PAUDNI.

Adapun desain ortek/diklat yang dibahas adalah:

  1. Orientasi teknis pengelola Kelompok Bermain Tingkat Dasar,
  2. Orientasi teknis Pengelola SPS Tingkat Dasar,
  3. Orientasi teknis Pengelola TPA Tingkat Dasar,
  4. Orientasi teknis Pengelola TK Tingkat Dasar,

Hari ketiga digunakan untuk melanjutkan diskusi dan melakukan revisi atas rancangan yang sudah dibahas. Pada akhir kegiatan dilakukan presentasi atas desain yang sudah dibahas dan direvisi. Keluaran dari workshop ini sampai pada adanya struktur kurikulum dan silabus sesuai dengan masukan yang berkembang.

Pelaksanaan workshop ini diharapkan dapat menjembatani antara gagasan yang sudah dituangkan tim penyusun desain BPKB DIY dengan kondisi lapangan dan kebutuhan PTK PAUD, karena workshop diikuti oleh pemangku kepentingan di lapangan.