keep-calm-and-lulus-un-2014-1Yogyakarta (07/04/2014) Pada tahun 2013 menjelang pelaksanaan ujian nasional menyita porsi pemberitaan yang besar di media cetak dan elektronik, namun pada 2014 ini tenggelam oleh hingar bingar pesta politik lima tahunan, pemilu legislatif. Padahal minggu depan (14/04/2014) sudah dimulai pelaksanaan ujian nasional untuk SMA/MA/SMK dan Paket C/Paket C Kejuruan. Namun hingga kini media massa masih sedikit yang menyoroti persiapan pelaksanaan ujian nasional.

Pada tahun yang lalu menjelang UN media elektronik dan cetak banyak yang memberitakan pelaksanaan doa bersama, renungan atau apa pun namanya yang digelar oleh sekolah dan diberitakan besar-besaran oleh media. Tapi sejalan dengan pelaksanaan tahapan pemilu yang puncaknya 9 April 2014 pelaksanaan coblosan, berita persiapan ujian nasional termasuk doa bersama, istigotsah dan renungan tidak banyak diberitakan.

Peserta didik dan sebagian masyarakat pun tidak lagi mempersepsikan ujian nasional sebagai monster yang ditakuti. Ujian nasional yang kurang seminggu lagi pada tahun ini seakan dihadapi sebagai tahapan biasa saja yang wajib dilalui oleh seorang siswa.

Harapannya ujian nasional setiap tahun diposisikan seperti tahun 2014 ini, bukan sebagai monster yang ditakuti. Sebenarnya guru dan siswa menghadapi seperti apa adanya, hanya media massa yang tiap tahun memberitakan besar-besaran. Sehingga sebagian siswa dan orang tua mempersepsikan sebagai monster.