LBM Karya Nyata TulisYogyakarta (07/05/2015) Lomba karya nyata (LKN) pamong belajar dalam rangka Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tahun 2015 bertema metode pembelajaran yang efektif dalam keberlangsungan pembelajaran dan peserta didik. Tema ini mengindikasikan bahwa pamong belajar yang maju lomba mengampu satuan pendidikan sebagai pendidik, bukan sebagai pengelola program.

Kata “metode pembelajaran yang efektif” memberikan penanda bahwa pamong belajar diminta untuk menuliskan pengalaman nyata melaksanakan pembelajaran pada satuan PAUDNI. Satuan PAUDNI yang dimaksud antara lain kelompok bermain, pendidikan kesetaraan (Paket A/B/C), pendidikan keaksaraan, kursus dan pelatihan. Satuan PAUDNI tersebut merupakan binaan Sanggar Kegiatan Belajar. Adapun metode pembelajaran dimaksud bisa diterapkan pada kelompok bermain, Paket A/B/C, pendidikan keaksaraan, serta kursus dan pelatihan.

Metode pembelajaran tidak mungkin diterapkan oleh pamong belajar yang ditugasi sebagai pengelola program. Karena metode pembelajaran bukan merupakan salah satu aspek dari kemampuan manajerial pengelola program, melainkan diterapkan oleh pendidik. Jadi akan sangat aneh jika karya nyata pamong belajar justru menceritakan pengalaman mengelola program, bukan pengalaman mendidik dengan menerapkan metode pembelajaran yang efektif.

Menyimak tema karya nyata pamong belajar tahun ini, ada dua poin penting yang perlu digarisbawahi. Pertama, karya nyata harus mampu menjelaskan sejauhmana metode pembelajaran tersebut mampu menjaga keberlangsungan pembelajaran. Kedua, karya nyata harus mampu menjelaskan sejauhmana metode pembelajaran tersebut mampu menjaga keberlangsungan peserta didik.

Persoalannya, selama ini pamong belajar masuk dalam kategori karya tulis, baru kali ini masuk kategori karya nyata sehingga masih banyak naskah karya nyata yang terjebak pada format penulisan karya tulis bukan mendeskripsikan pengalaman (best practice). Masih banyak naskah yang terjebak pada penyajian teori-teori pembelajaran berikut jenis metode pembelajarannya. Naskah karya nyata, sebagaimana dituangkan dalam ketentuan penyelenggara, tidak perlu banyak melakukan kutipan teori seperti skripsi dan tesis.

Cara jitu untuk menuliskan pengalaman karya nyata adalah tuliskan deskripsi metode pembelajaran efektif secara singkat dan jelas. Kemudian tuangkan bagaimana tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian dan evaluasi dari penerapan metode pembelajaran yang ditulis.

Langkah berikutnya tuliskan hasil. Dalam menuliskan hasil harus bisa membuktikan dua hal, yaitu keberlangsungan pembelajaran dan keberlangsungan peserta didik. Metode pembelajaran yang diterapkan harus mampu menjaga keberlangsungan dua hal tersebut. Jelaskan hasil dengan bukti yang kongkrit dan rasional serta dapat dibuktikan secara empiris. Berikutnya penulis harus mampu menjelaskan dampak dari penerapan metode pembelajaran yang digunakan.

Selanjutnya, penulis menjelaskan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam menerapkan metode pembelajaran yang dipandang efektif dalam menjaga keberlangsungan pembelajaran dan peserta didik itu.

Tidak kalah penting, penulis harus mampu merumuskan tindak lanjut dari uraian pembahasan. Tindak lanjut di antaranya dapat merumuskan kemungkinan metode pembelajaran tersebut diaplikasikan pada satuan pendidikan lainnya yang memiliki persoalan keberlangsungan pembelajaran dan peserta didik. Baik satuan pendidikan di dalam bina Sanggar Kegiatan Belajar yang bersangkutan atau Sanggar Kegiatan Belajar di daerah lainnya. Tindak lanjut dapat mengurai faktor penghambat dan faktor pendukung dalam menerapkan metode pembelajaran tersebut.