Kriteria Kelulusan USBN Pendidikan Kesetaraan

Solo (28/03/2018) Mulai tahun pelajaran ini (2017/2018) penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan pada pendidikan kesetaraan dinaikkan menjadi ujian sekolah berstandar nasional (USBN). USBN inilah yang menentukan kelulusan peserta didik dari program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B atau Paket C.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 pasal 19 ayat (1) huruf c yang menyatakan bahwa salah satu syarat lulus dari satuan pendidikan adalah lulus ujian satuan/program pendidikan. Merujuk pada pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 ayat (2) ujian satuan/program pendidikan yang dimaksud adalah USBN. Jadi dapat disimpulkan bahwa USBN lah yang menentukan kelulusan bukan ujian nasional.

USBN diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi. Oleh karena itu penetapan kriteria kelulusan dari USBN ditentukan oleh satuan pendidikan terakreditasi sebagai penyelenggara USBN. USBN sebagai sebuah instrumen penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan memerlukan kriteria untuk menetapkan kelulusan peserta didik. Kriteria tersebut ditetapkan melalui surat keputusan atau berita acara satuan pendidikan penyelenggara USBN (yang terakreditasi).

Berikut ini disajikan contoh kriteria kelulusan USBN yang dtetapkan oleh satuan pendidikan terakreditasi.

  1. Mengikuti USBN pada semua mata pelajaran.
  2. Nilai UBSN setiap mata pelajaran serendah-rendahnya 55,0 kecuali untuk mata pelajaran Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia minimal 65,0
  3. Nilai rata-rata USBN minimal 60,0.

Kriteria kelulusan USBN tersebut wajib dicantumkan pada berita acara hasil kelulusan USBN.

Hasil penetapan kelulusan USBN dari satuan pendidikan terakreditasi selanjutnya dikirim kepada seluruh satuan pendidikan yang menginduk (jika ada) untuk ditetapkan kelulusan peserta didik oleh satuan pendidikan asal. Satuan pendidikan penyelenggara USBN pendidikan kesetaraan tidak menetapkan kelulusan dari satuan pendidikan, melainkan menetapkan kelulusan USBN. Persoalannya kelulusan USBN akan menentukan kelulusan dari satuan pendidikan. Artinya jika peserta didik yang menginduk ditetapkan tidak lulus USBN oleh satuan pendidikan penyelenggara USBN (yang terakreditasi) maka satuan pendidikan asal tidak boleh menetapkan kelulusan dari satuan pendidikan karena syarat pasal 19 ayat (1) huruf c tidak terpenuhi.

Kemudian berdasarkan penetapan hasil USBN pendidikan kesetaraan tersebut di atas satuan pendidikan asal melakukan penetapan kelulusan melalui rapat dewan tutor dengan menerbitkan berita acara penetapan kelulusan. [fauziep]

12 tanggapan pada “Kriteria Kelulusan USBN Pendidikan Kesetaraan”

  1. Maaf pak, kriteria di atas saya tambahi dengan:
    1.Tuntas semua mata pelajaran
    2.Absensi kehadiran 90 %

    Pertanyaan saya jika hasil nilai siswa dibawah kriteria diatas sebellum rapat guru
    Diadakan remedial bolehkah?

    Syarat yg disamoaikan ke bapak dengan tambahan dari saya tadi akan sy umumkan ke siswa.Tidak masalah kan? Terimakasih.

    1. Syarat yang disampaikan lebih tepat untuk lulus dari satuan pendidikan, kita bedakan kelulusan USBN dan kelulusan dari satuan pendidikan. Kelulusan dari satuan pendidikan ditentukan oleh satdik asal peserta didik, walaupun tidak terakreditasi.

      1. Persyaran kelulusan pend kesetaraan itu sama dgn pendidikan formal an
        1. Telah menyekesaikan seluruh mata pelajaran dari semester 1 sd 5
        2. Mengikuti kegiatan proses pembelajaran minmal 30% dari pendidikan formal
        3. Berkelakuan/berprilaku minimal C cukup
        4. Mengikuti USBN secara menyeluruh
        5. Mengikuti ujian Nasional secara menyeluruh
        6. Memperoleh Nilai Sesuaikan dengan SKL dari lembaga terakrefitasi

  2. Jika siswa mendapat Nilai dbawah ketentuan, maka siswa otomatis tidak lulus? Harus mengulang tahun depan, Pak?
    Terimakasih

  3. Mohon pencerahannya pak…untuk pengkoreksian atau penilaian lembar jawaban setiap mata ujian. Siapa yg melakukannya pak…sebelumnya terima kasih.

    1. Dikoreksi oleh panitia yang ditentukan oleh satuan pendidikan terakreditasi penyelenggara USBN.

  4. Memang harus kita bedakan antara lulus USBN dan lulus satuan pendidikan

    Bila ada peserta didik lulus USBN, tetapi tidak lulus UNBK karena ada mapel UNBK yg tidak diikuti, berarti belum lulus satuan pendidikan. Berarti ketentuan nya bagaimana, tahun depan cara mengulangnya bagaimana

Komentar ditutup.