SKB Kabupaten Bantul Berprestasi I Tingkat Nasional

Menerima piagam penghargaan dari Mendikbud RI Muhammad NuhRangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional, Direktorat Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Berprestasi dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Berprestasi.

Penilaian tingkat kabupaten/kota terpilih dua belas nominator SKB tingkat provinsi. Visitasi Direktorat Dikmas menentukan enam nominator dari keduabelas nominator, terpilih  mempresentasikan profil SKB pada tanggal 9 – 11 September 2014 di Jakarta. Hasil presentasi diumumkan pada tanggal 20 September 2014 di Kendari. Penghargaan ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pada puncak peringatan Hari Aksara Internasional di Kendari.

“Persiapan telah kami lakukan semaksimal mungkin, kami berusaha bersungguh-sungguh dan ikhlas dengan totalitas, atas komitmen kami sebagai program percontohan, dirintis sejak tahun 2009 berusaha mendapatkan standar ISO 9001-2004 pada tahun 2010,” kenang Kepala SKB Kabupaten Bantul Rr. Dwi Suwarniningsih, S.Pd.

Keunggulan yang dimiliki SKB Kabupaten Bantul diantaranya, Standar ISO 9001-2004, tiga program terakreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN), yaitu Program Paket C, Kelompok Bermain, dan Tata Busana. Tempat Uji Kompetensi (TUK) Hantaran Pengantin, TUK Rias Pengantin, TUK Tata Busana, dan TUK Pendidik PAUD. SKB dengan tupoksi sebagai percontohan, pengkajian program dan pengembangan program harus berusaha memberi contoh yang baik. Sebagaimana visi SKB Kabupaten Bantul, unggul dalam kreavitas, prima dalam pelayanan untuk prioritas kebutuhan belajar masyarakat melalui program Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal dan Informal (PAUDNI).

“Hasil kerja teman-teman dengan tulus ikhlas dan bersungguh-sungguh, secara total, maka Allah memberi kesempatan,  SKB Kabupaten Bantul meraih penghargaan pada tahun 2014, berusaha keras sejak tahun 2009,” tegas Dwi.

Strategi KOMITKERJA-KU menjadi andalan SKB Kabupaten Bantul dalam menjalankan semua program kerja. KOMITKERJA-KU akronim dari Kompak-Mitra Kerja-Kualitas. Kompak, segenap elemen SDM yang ada di SKB Kabupaten Bantul kompak dalam lima K (5K), yaitu Kekeluargaan, Kenal, Kesempat­an, Kepercayaan, dan Kesejahteraan. Mitra Kerja, bermitra kerja yang baik, keterkait­an sebagai nara sumber, penyelenggara, pembina, tempat magang, dan tempat studi banding. Kualitas, menjalankan program berkualitas, berkomitmen sebagai program percontohan harus berkualitas program yang dilaksanakan. Sejak perubahan SKB Kabupaten Bantul menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), tingkat birokrasi daerah belum mengenal SKB, sehingga perlu peningkatan kualitas agar dikenal masyarakat luas.

“Aktualisasi SKB Kabupaten Bantul semakin diakui, perlu kerjasama solid dan kokoh, kualitas kinerja tinggi. Terimakasih kerjasamanya, khususnya pamong belajar, staf, dan seluruh karyawan SKB Kabupaten Bantul. Dengan kerja keras, tulus ikhlas, kita dapat memetik hasilnya,” pungkas Dwi.

Penulis: Sabatina Rukmi W.; Editor: AG Irawan [Dimuat di Majalah Hamemayu Nomor 10 Tahun 2014]