UNPK I 027Yogyakarta (28/05) Tanggal 27 Mei 2013 sebagian daerah sudah mengumumkan kelulusan UNPK Paket C, walau terlambat. Atas keterlambatan ini pun tidak klarifikasi dari Mendikbud. Dan seperti biasanya pengumuman kelulusan langsung ditempel penyelenggara di papan pengumuman, tanpa prosesi rapat dewan tutor dan pamong belajar. Sebagaimana sekolah ada rapat dewan guru sebelum sekolah mengumumkan ke siswa.

Menurut Pedoman Operasional Standar kelulusan peserta UNPK dari satuan pendidikan Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan ditetapkan oleh rapat dewan tutor dan pamong belajar pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pembina dengan mempertimbangkan nilai akhir (NA) dan akhlak mulia. Rapat dewan tutor dan pamong belajar membahas hasil nilai akhir setiap peserta didik dengan kriteria kelulusan yang sudah ditentukan.

Data kelulusan yang diterima dari pusat melalui dinas provinsi dan kabupaten adalah sekedar data, seharusnya ada rapat dan berita acara yang menetapkan kelulusan Paket C/Paket C Kejuruan oleh penyelenggara pendidikan kesetaraan. Tidak langsung ditempel seperti kebiasaan selama ini.

Paling tidak terdapat dua persoalan menarik terkait hal tersebut di atas. Pertama, memberikan peran yang lebih besar kepada tutor untuk menentukan kelulusan peserta didik. Kedua, memberikan peran kepada Sanggar Kegiatan Belajar dalam memfasilitasi penyelenggara pendidikan kesetaraan di wilayah kerjanya untuk melakukan pertemuan guna menetapkan kelulusan peserta ujian nasional.

Berikut ini masukan tata cara penyelenggaraan rapat dewan tutor dan pamong belajar:

  1. Dalam hal wilayah kabupaten/kota mudah dijangkau oleh tutor dan penyelenggara Program Paket C serta penilik penyelenggara rapat dewan tutor dilaksanakan secara gabungan di tingkat kabupaten/kota bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar setempat. Dalam hal ini penyelenggara rapat dewan tutor adalah Sanggar Kegiatan Belajar.
  2. Jika kabupaten/kota tidak terdapat Sanggar Kegiatan Belajar, maka lokasi rapat dewan  tutor dalam rangka penetapan kelulusan dilaksanakan di salah satu satuan penyelenggara Program Paket C. Dalam hal ini penyelenggara rapat dewan tutor adalah satuan penyelenggara Program Paket C yang ditunjuk.
  3. Dalam hal wilayah kabupaten/kota sulit dijangkau karena kondisi geografis maka rapat dewan tutor dilaksanakan secara di tingkat kecamatan dan bertempat di salah satu satuan penyelenggara di wilayah tersebut. Dalam hal ini penyelenggara rapat dewan tutor adalah satuan penyelenggara Program Paket C yang ditunjuk.
  4. Peserta rapat dewan tutor yang dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota adalah seluruh tutor, penyelenggara program Paket C, Pamong Belajar yang bertugas sebagai tutor, penilik Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan di wilayah kabupaten/kota serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar.
  5. Peserta rapat dewan tutor yang dilaksanakan di tingkat kecamatan adalah seluruh tutor, penyelenggara program Paket C, Pamong Belajar yang bertugas sebagai tutor, dan penilik Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan di wilayah kecamatan.
  6. Sanggar Kegiatan Belajar atau satuan penyelenggara Program paket C yang bertindak sebagai lokasi rapat dewan tutor tingkat kabupaten/kota menyiapkan dan mengedarkan undangan kepada tutor, penyelenggara Program Paket C, serta Penilik Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan tingkat kabupaten/kota.
  7. Satuan penyelenggara Program paket C yang bertindak sebagai lokasi rapat dewan tutor tingkat kecamatan menyiapkan dan mengedarkan undangan kepada tutor, penyelenggara Program Paket C, serta Penilik Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan.
  8. Rapat Dewan Tutor dipimpin oleh Kepala Sanggar Kegiatan Belajar atau Ketua Pengelola Satuan Pendidikan Program Paket C lokasi rapat.
  9. Pimpinan rapat dewan tutor dibantu oleh seorang notulis yang ditunjuk dari salah satu tutor.
  10. Agenda rapat Dewan Tutor:
    • Pembukaan
    • Pembacaan ketentuan kriteria dan penetapan kelulusan
    • Pembacaan rekapitulasi daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN)
    • Pembahasan hasil kelulusan
    • Penutup
  11. Jalannya rapat dewan tutor:
    • Pimpinan rapat membuka rapat dan membacakan agenda rapat.
    • Pimpinan rapat membacakan ketentuan kriteria dan penetapan kelulusan.
    • Pimpinan rapat membacakan rekapitulasi DKHUN dan Nilai Rata-rata Laporan Hasil belajar (NRLHB), ¬†rekapitulasi DKHUN dan NRLHB dibagikan kepada peserta rapat sebelum rapat dimulai.
    • Pimpinan rapat membacakan hasil kelulusan dengan membandingkan DKHUN dan kriteria kelulusan.
    • Tutor memberikan tanggapan dan pembahasan.
    • Penilik Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan memberikan tanggapan.
    • Pimpinan rapat menyimpulkan pembahasan dan menetapkan kelulusan sesuai dengan hasil rapat dewan tutor.
    • Pimpinan rapat menutup rapat dewan tutor.
    • Pimpinan rapat dewan tutor menyampaikan hasil rapat dewan tutor kepada Penyelenggara UNPK tingkat Kabupaten/Kota untuk dijadikan dasar sebagai penerbitan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan Ijasah.