Keikutsertaan Peserta Didik dalam Ujian Akhir Program

Seri Bimbingan Akreditasi PKBM/SKB Program Pendidikan Kesetaraan

Butir 8.2.3 sekilas dikira sama dengan butir 8.2.2, padahal berbeda. Butir 8.2.3 PKBM/SKB diminta menyajikan data keikutsertaan peserta didik dalam evaluasi akhir program. Dalam konteks sekarang evaluasi akhir program adalah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), serta ujian sekolah atau ujian pendidikan kesetaraan pada mata pelajaran yang tidak di-USBN-kan. Jadi butir 8.2.2 ini menghitung prosentase kehadiran pada ujian nasional sedangkan butir 8.2.3 persentase kehadiran pada USBN/UPK.

Dalam konteks peraturan perundangan butir 8.2.2 untuk menilai berapa persentase kehadiran peserta didik dalam penilaian hasil belajar yang diselenggarakan oleh pemerintah, sedangkan butir 8.2.3 adalah untuk menilai berapa persentase kehadiran peserta didik dalam penilaian hasil belajar yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Sebagaimana butir 8.2.2, kata kunci dari butir 8.2.3 adalah “keikutsertaan”, jadi yang dihitung adalah kehadiran peserta didik dalam USBN/UPK yang dibandingkan dengan jumlah peserta didik yang tercantum dalam daftar peserta USBN/UPK. Kemudian data kehadiran dan data dibandingkan akan ditemukan hasil persentase, dimana hasil prosentase itu akan menentukan perolehan sekor pada butir ini. Misalnya PKBM/SKB memiliki jumlah peserta didik yang mengikuti USBN Paket C berjumlah 50 orang, sedangkan pada pelaksanaan ujian hadir 45 orang maka perhitungannya adalah 45/50 x 100% = 90%. Prosentase 90% ini memperoleh sekor 4. Ujian akhir program dilaksanakan melalui USBN dan UPK, maka cara menghitungnya adalah rerata persentase keseluruhan mata pelajaran yang diujikan.

Bukti fisik yang diperlukan untuk membuktikan butir ini adalah (1) daftar peserta USBN/UPK yang dikeluarkan oleh satuan terakreditasi atau bisa juga Surat Keputusan Kepala Dinas yang menetapkan status induk menginduk USBN/UPK dalam mana mencantumkan jumlah peserta UNBK/UPK dari setiap satuan pendidikan, serta (2) Berita Acara Pelaksanaan USBN/UPK dan atau presensi kehadiran. Pada tataran ini PKBM/SKB harus rajin mendokumentasikan dua bukti fisik di atas sehingga akan memudahkan proses penghitungan.

Ingat butir 8.2.3 bersifat major sehingga PKBM/SKB wajib hukumnya mengikutsertakan peserta didik pada USBN/UPK sehingga nilai yang dicantumkan pada kolom paling kanan (Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan) ada sumber datanya. [fauziep]