pelaksanaan UNYogyakarta (10/4/2014) Habis Pileg terbitlah UN, kiranya itulah kata yang tepat menggambarkan perhatian media beberapa hari ke depan. Berikut ini sepuluh perbedaan UN/UNPK tahun pelajaran 2012/2013 dan tahun pelajaran 2013/2014, yang luput dari pemberitaan media.

 

No.

Aspek

TAHUN PELAJARAN

2012/2013

2013/2014

1.

Komposisi nilai sekolah Komposisi nilai sekolah terdiri atas 40% nilai rata-rata rapor, dan  60% nilai ujian sekolah. Komposisi nilai sekolah terdiri atas 70%  nilai rata-rata rapor dan  30% nilai ujian sekolah.

2.

Peran BSNP Penyelenggara dan Pelaksana Penyelenggara

3.

Peran Perguruan Tinggi Berperan dalam pelaksanaan & Pengawasan UN khusus untuk SMA/MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tidak berperan dalam pelaksanaan UN, tetapi berperan dalam Pengawasan UN  SMA/MA, SMK, Paket C, dan Paket C Kejuruan ditingkatkan

4.

Peran LPMP Tidak terlibat dalam pelaksanaan/pengawasan UN Dilibatkan dalam pengawasan UN  SMP dan SMA sederajat

5.

Pencetakan bahan UN Dilaksanakan dengan sistem terpusat Dilaksanakan dengan sistem regional

6.

Jadwal UN SMA/M Dilaksanakan dalam 4 (empat) hari dengan jumlah mata pelajaran 1-2-1-2 setiap hari. Dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari dengan dua mata pelajaran setiap hari.

7.

Jadwal UN Paket C Tahap I Dilaksanakan dalam 4 (empat) hari dengan jumlah mata pelajaran 2-2-2-1 setiap hari. Dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari dengan jumlah mata pelajaran 2-3-2  setiap hari.

8.

Pemanfaatan hasil UN Belum sepenuhnya dijadikan pertimbangan masuk  PTN Sepenuhnya dijadikan pertimbangan masuk PTN

9.

UN SD/MI Dilaksanakan oleh BSNP Dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam bentuk Ujian Sekolah/Madrasah

10.

Jumlah Pengawas Satuan Pendidikan Satu orang pengawas setiap satuan pendidikan Jumlah pengawas satuan pendidikan  dari peguruan tinggi atau LPMP  diatur sebagai berikut:

(a) Jumlah ruang UN: 1 s.d 4 ruang sebanyak      satu orang

(b)Jumlah ruang UN: 5 s.d 10 ruang sebanyak 2     orang

(c) Jumlah ruang UN: > 10 ruang, sebanyak 3 orang.

Adapun persamaannya adalah pada (1) kriteria kelulusan; (2) kisi-kisi soal; dan (3) jumlah paket soal.

Sumber: Badan Standar Nasional Pendidikan