Ini Keputusan Akhir Penandatanganan Ijazah Pendidikan Kesetaraan

Banjarbaru (10/03/2017) Keputusan penandatanganan ijazah pada pendidikan kesetaraan pada tahun 2017 ini mengalami dinamika. Sebenarnya pada pertengahan Januari 2017 sudah ada keputusan bahwa penandatanganan ijazah oleh satuan pendidikan asal, namun demikian pada tanggal 5 Februari 2017 Kepala BSNP, Prof Dr Erika B. Laconi, sempat menyampaikan bahwa ijazah ditandatangani oleh satuan pendidikan terakreditasi pada pertemuan di Hotel Mercure Surabaya. Namun akhirnya keputusan tersebut direvisi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 13 Tahun 2015 pasal 72 ayat (2) disebutkan bahwa “Kelulusan Peserta Didik dari satuan/program pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh satuan/program pendidikan yang bersangkutan.” Pengertian ditetapkan dalam hal ini termasuk pula menerbitkan ijazah. Jadi ijazah pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C ditandatangani oleh pimpinan satuan pendidikan yang bersangkutan atau satuan pendidikan asal. Bukan oleh satuan pendidikan terakreditasi.

Kaitannya dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 61 ayat 2 yaitu “Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi”, pengertiannya bahwa ujian (dalam hal ini ujian pendidikan kesetaraan dan ujian nasional pendidikan kesetaraan) dilaksanakan pada satuan pendidikan yang terakreditasi bukan yang menerbitkan ijazah.

Selanjutnya ketentuan penandatanganan ijazah yang dilakukan oleh satuan pendidikan akan ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Saat ini sudah disiapkan draf Permendikbud, dalam draf tersebut sudah disebutkan bahwa penandatangan ijazah pendidikan nonformal adalah satuan pendidikan yang bersangsangkutan yaitu Kepala Sanggar Kegiatan Belajar, Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau pimpinan satuan pendidikan yang bersangkutan. Draf Permendikbud dimaksud sudah dalam tahap akhir, siap untuk ditandatangani dan diundangkan. [fauziep]

4 tanggapan pada “Ini Keputusan Akhir Penandatanganan Ijazah Pendidikan Kesetaraan”

  1. Bagus ijazah ditandatangani oleh lembaga sendiri yg telah mempunyai npsn. Unkp dilaksanakan oleh lembaga yg terakreditasi. Namun harus mempertimbangkan jarak anak utk pergi ijian. Jln lain mungkin bisa pinjam lolkal sekolah yg terakreditasi.,tetapi dilakdanakan oleh pkbm yg terakreditasi

  2. Ass. Maaf Pak Fauzie, saya sedikit berbeda pemahaman tentang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 61 ayat 2 yaitu “Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi”. secara sederhana saja : Kenapa Peserta didik diberikan Ijazah? Karena Telah Lulus Ujian. Siapa Penyelenggara Ujian? Satuan Pendidikan yang terakreditasi. Artinya yang berhak menandatangani Ijazah adalah satuan pendidikan tempat peserta didik tersebut melakukan Ujian. Coba lihat di pendidikan Formal, sudah bertahun-tahun mereka memahami dan melakukan bahwa : ketika satuan pendidikan belum terakreditasi harus mengikuti UN menginduk ke Satuan Pendidikan yang Terakreditasi serta dengan KONSEKUENSI sekolah tempat mereka menginduk UN tersebutlah yang MENANDATANGANI IJAZAH.

    1. Tahun ini sekolah/pemdidikan formal dan pendidikan nonformal akan sama penandatangan ijazah yaitu mengikuti pasal 72 ayat 2 PP 13 Tahun 2015 dan tidak bertentangan dengan pasal 61 ayat 2 UU Sisdiknas. Untuk itu akan terbit Permendikbud tentang Ijazah (baik untuk pendidikan formal maupun pendidikan nonformal). Ketentuan yang digunakan adalah penetapan kelulusan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan, walau ia ujian pada satuan pendidikan terakreditasi. Nilai ujian (pada satdik terakreditasi) menentukan kelulusan, tapi penetapan kelulusan adalah satuan pendidikan yang bersangkutan. Ini yang dijadikan rujukan.

Komentar ditutup.