Liputan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi 2014

Suasana tes psikologi pada ajang Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tingkat Nasional 2014 [fep]

Suasana tes psikologi pada ajang Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tingkat Nasional 2014 [fep]

Bandung (10/08/2014) Sudah dua tahun ini tes psikologi dijadikan salah satu tolok ukur untuk menentukan PTK PAUDNI Berprestasi. Namun pada tahun ini bobot tes psikologi turun. Ini alasan penyelenggara sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Pembinaan PTK PAUDNI, Dr. Nugaan Yulia Wardhani Siregar, M.Psi. dan Ketua Dewan Yuri,  Dr. Ahmad Rifai, M.Pd kepada fauziep.com.

“Mereka adalah juara, tentunya kalau sudah adalah orang yang potensial untuk dikembangkan. Antara lain aspek kepribadian, tidak cukup keterampilan saja. Ada aspek kepribadian untuk mendukung potensianya. Misalnya sebagai pamong belajar bagus menguasai materi tapi tidak mau berbagi, komitmen rendah. Hal seperti itu mengganggu prestasinya”, ungkap Nugaan.

Tahun 2013 tes psikologi memiliki bobot 20% dari keseluruhan penilaian, namun tahun ini dikurangi menjadi hanya 15%. Hal tersebut menurut Nugaan Yulia Wardhani berdasarkan masukan berbagai pihak agar tetap ditonjolkan aspek kompetensi profesional. “Sebenarnya pemilihan guru prestasi lebih tinggi, tapi kita pelan-pelan sambil memperhatikan masukan teman-teman”, tambah Nugaan.

Ahmad Rifai selaku Ketua Dewan Yuri Apresiasi PTK PAUDNI turunnya bobot tes psikologi karena tidak semua PTK PAUDNI pernah mengikuti tes psikologi, rentang usia sangat lebar, di samping itu kualifikasi pendidikannya bermacam-macam. Ada kecenderungan usia lebih muda dan pendidikan lebih tinggi hasil tes psikologi tinggi. Karena itulah bobot tes psikologi diturunkan, agar memberikan kesempatan bagi PTK PAUDNI yang memiliki kompetensi bagus, kecakapan vokasional bagus untuk berprestasi.

Lalu apa substansi tes psikologi pada Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tahun 2014? “Tes psikologi tentang kepribadian peserta, pertama bagaimana motivasi berprestasi dan kedua tentang stabilitas emosional peserta.” ungkap Ahmad Rifai. “Namun ada aspek lainnya”, tambah dosen Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Semarang tersebut.

Minggu pagi (10/08/2014) pada pukul 08.00-10.00 seluruh peserta Apresiasi PTK PAUDNI dengan tekun mengikuti tes psikologi yang dipandu oleh tim dari Pusat Penilaian Pendidikan Balitbangdikbud. Tes psikologi dilaksanakan di Ballroom Amartapura Hotel Grand Panghegar Bandung.