Muhsin Kalida

Oleh: Muhsin Kalida (Gubernur TBM DIY)

Salam bahagia dan selamat kepada teman-teman pengelola TBM yg telah berhasil mengikuti seleksi/apresiasi di tingkat Kabupaten/Kota. Saya sebagai Ketua FTBM DIY, insya Allah saya akan mengikutinya, memberi motivasi para kontestan, mulai dari audisi tingkat provinsi dan jika ada sempat akan mendampingi sampai audisi di tingkat pusat yg akan dilaksanakan di Batam.

Audisi tingkat provinsi akan dilaksanakan hari Rabu, 22 Mei 2013, jam 08.00 s/d selesai, lokasi presentasi pengelola TBM di Ruang 6 Gedung PAUD BPKB DIY Jl. Sorowajan Baru.

Sebenarnya kami berharap ada 10 peserta per Kab/Kota 2 TBM, tetapi sampai hari yang ditentukan ternyata 9 calon kontestan, karena Kab Kulonprogo hanya mengirimkan juara I saja. Adapun para calon peserta adalah:
1. TBM Arum (Kulonprogo)
2. Taman Baca Mata Aksara (Sleman)
3. TBM Diponegoro (Sleman)
4. TBM Rumah Asa (Kota)
5. Taman Bacaan Masyarakat Adil (Kota)
6. TBM Jogjabaca Luruilmu (Bantul)
7. TBM Sinagling (Bantul)
8. TBM Gubuk Pintar (Gunungkidul)
9. TBM Sari Ilmu (Gunungkidul)

Saya menghimbau kepara para ketua FTBM Kab/Kota untuk memberi support dan motivasi kepada para jagonya, Kang Bambang Sulistiya(FTBM Kulonprogo), Kang Indra dan Bunda Rubi Utami Varalin II (FTBM Kota), Pak Sajak (FTBM Bantul), Kang Sidik Pratomo (FTBM Sleman), dan Pak Pri, Tugino Bapake Fafa, lurah Kandaryana Dn (Gunungkidul)…..

Perlu dimaklumi oleh para calon kontestan, bahwa pada hari Jum’at 17 Mei 2013, jam 13.00-16.00,di BPKB telah diadakan pertemuan khusus panitia dan seluruh dewan juri, diantara agenda tsb adalah pembahasan produk LKN dan persiapan audisi sembilan pengelola TBM. Pada saat ini karya pengelola telah diteliti oleh dewan juri, yang kemudian pada tanggal 22 Mei nanti adalah munaqosah, sidang pertanggungjawaban naskah dihadapan dewan juri dan dimungkinkan untuk ditonton oleh para peserta yang lain.

Perlu diketahui pula, dewan juri terdiri tiga orang, dari unsur 1) Praktisi, yaitu pengelola TBM yg saat ini (2013) tentu tidak maju sebagai kontestan, dan tentu pula mengetahui kenthang-kimpulnya TBM, 2) Akademisi, yaitu seorang tenaga profesional di bidang pendidikan, perguruan tinggi, dan tentu memiliki ngeh dan memahami terhadap dunia per-TBM-an, terutama di DIY, bahkan tingkat nasional, dan 3) unsur pemerintah yang tentu memahami makhluk unik yg bernama TBM.

Khusus buat teman-teman calon kontestan, saat ini sampai tgl 22 Mei saran sebaiknya TIDAK USAH bertanya siapa jurinya, karena yang paling penting adalah persiapan audisi….. dan jika para kontestan sudah tahu dan atau mengenal, sementara waktu sebaiknya juga tidak usah menghubung, karena dikhawatirkan ini dan itu, apalagi mendatangi rumahnya membawa kesukaanya (wahhh..gratifikasi nih..) Sebaiknya persiapkan mental untuk tampil secara maksimal, sistematika penyampaian, verbal maupun non-verbalnya, performance juga perlu disiapkan, jika perlu siapkan cermin yg lebar dan silahkan peragakan dan nilai sendiri tampilan diri, kemudian perbaiki jika menemukan sesuatu yang kurang mantap….

Nilai naskah, isi dan gaya tulisan saat sedang dinilai juri (40%), sementara presentasi bobotnya 60% persen, jadi harus dipersiapkan secara matang, bahkan sebelum tidur sempatkan latihan dan minta evaluasi ke istri/suami…. Setiap kontestan akan tampil selama 30 menit dgn perincian 2 mnt Perkenalan Diri, 10 mnt Presentasi Karya, 18 mnt Tanya Jawab.

PERHATIAN KHUSUS:
Untuk karya tulis dan presentasi, inga’ inga’ konsentrasikan kepada tema yang ditawarkan Kemendikbud, MENINGKATKAN BUDAYA BACA MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN POTENSI LOKAL…. angkat POTENSI LOKAL… angkat POTENSI LOKAL…. dan angkat POTENSI LOKAL, dan diorientasikan kepada peningkatan budaya baca masyarakat… jangan ke mana-mana…. POTENSI LOKAL

Selamat berjuang….