Solo Purwodadi 017Agar penyelenggaraan Paket C dapat memenuhi standar nasional pendidikan, maka Direktorat PSM Ditjen Dikmen Kemdikbud pada tahun ini memberikan bantuan penyelenggaraan Paket C kepada 49 lembaga di seluruh Indonesia. Penyelenggara Paket C tersebut diharapkan dapat dijadikan rujukan (brenchmark) bagi lembaga penyelenggara Paket C lainnya. Lembaga penyelenggara Paket C yang diberi bantuan adalah Sanggar Kegiatan Belajar.

Oleh karena itu dilakukan upaya pembinaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan lembaga penyelenggara Paket C agar memenuhi standar nasional pendidikan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menyelenggaakan In house training (IHT) pembelajaran dan penilaian Paket C yang terutama diorientasikan dalam pemenuhan standar isi dan standar proses Paket C.

IHT dilaksanakan dalam dua kali, yaitu IHT Pembelajaran dan IHT Penilaian. Setiap IHT diikuti oleh 30 orang tutor yang berasal dari lembaga penyelenggara Paket C penerima bantuan dan tutor dari Paket C sekitarnya.

IHT Pembelajaran dilaksanakan bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman tentang kebijakan penyelenggaraan Program Paket C, dan peningkatan mutu pendidikan, (3) menyamakan persepsi dan pemahaman implementasi standar isi dan standar proses dalam pelaksanaan pembelajaran Program Paket C, dan (3) menyamakan persepsi dalam penyusunan silabus dan RPP Paket C.

Adapun materi IHT adalah:

Standar Proses Paket C

  1. Cakupan standar proses Pendidikan Kesetaraan
  2. Perencanaan pembelajaran
  3. Pelaksanaan pembelajaran (tatap muka, tutorial, dan mandiri)
  4. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran
  5. Penilaian pembelajaran
  6. Pengawasan pendidikan kesetaraan

Perhitungan Beban Belajar

  1. Struktur kurikulum Paket C
  2. Satuan Kredit Kompetensi (SKK)
  3. Beban belajar
  4. Menyusun jadwal program Paket C
  5. Menyusun kalender akademik

Analisis SK-KD dan merumuskan indikator pencapaian kompetensi

  1. Melakukan analisis terhadap SK dan KD tiap mata pelajaran
  2. Merumuskan indikator pencapaian kompetensi (IPK) tiap KD
  3. Merumuskan materi dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran (tatap muka, tutorial, mandiri)
  4. Merumuskan nilai karakter terkait dengan KD yang hendak dicapai

Penyusunan Silabus dan RPP

  1. Merumuskan kegiatan pembelajaran/jenis penilaian /alokasi waktu /sumber/bahan
  2. Menyusun silabus berdasarkan hasil analisis SK dan KD dan rumusan di poin a
  3. Menyusun RPP berdasarkan silabus

Setelah selesai kegiatan IHT, tutor mata pelajaran diberi penugasan menyusun silabus sebanyak 16 mata pelajaran di luar mata pelajaran keterampilan fungsional. Dengan demikian setelah selesai pelaksanaan penyelenggara Paket C akan memiliki dokumen perencanaan pembelajaran tingkatan 5 setara Kelas X SMA yang sesuai dengan bentuk pembelajaran Paket C, yaitu tatap muka minimal 20%, tutorial minimal 30% dan pembelajaran mandiri maksimal 50%.

IHT penilaian dilaksanakan bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman tentang penilaian hasil belajar Program Paket C, (2) menyamakan persepsi dalam penyusunan soal Program Paket C.

Adapun materi IHT Penilaian adalah:

Rancangan Penilaian Hasil Belajar

  1. Hakikat dan prinsip penilaian
  2. Teknik dan instrumen penilaian
  3. Prosedur dan mekanisme penilaian
  4. Pengembangan indikator, kisi-kisi dan instrumen penilaian

Praktek Menyusun Instrumen Penilaian Hasil Belajar

  1. Praktek pengembangan indikator penilaian
  2. Praktek pengembangan kisi-kisi
  3. Praktek pengembangan instrumen penilaian

Sebagaimana kegiatan IHT pembelajaran, setelah IHT penilaian tutor tiap mata pelajaran diberi tugas untuk menyusun soal sesuai dengan kaidah yang telah disampaikan dalam IHT.

Ketika kurikulum KTSP pertama kali diluncurkan pada tahun 2006, satuan pendidikan formal sudah menyelenggarakan IHT semacam ini. Sehingga dalam waktu tiga tahun (2009) penyusunan KTSP bisa diimplementasikan oleh guru dan sekolah. Penyelenggaraan IHT dan workshop KTSP di sekolah diikuti dengan bantuan (anggaran) dari pemerintah.

Sementara itu, pendidikan kesetaraan sosialisasi dan sejenis kegiatan IHT atau workshop kurang intensif dilakukan. Penyelenggara Paket C baru diberi bantuan untuk IHT/workshop setelah enam tahun dari pendidikan formal. Itu pun ketika kurikulum akan berganti.

Mudah-mudahan ketika kurikulum berganti nanti (kurikulum 2013), pendidikan kesetaraan tidak perlu menunggu lama lagi untuk mendapatkan sosialisasi, IHT atau sejenis workshop di tingkat satuan pendidikan.