IHT SKB SukoharjoYogyakarta (28/08/2014) Lima puluh lembaga penerima bantuan sosial (bansos) penyelenggara Paket C mulai menyelenggarakan in house training (IHT) pembelajaran dan penilaian. IHT kali ini merupakan IHT tahun ketiga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tutor Paket C dalam melaksanakan pembelajaran dan penilaian.

Pada bulan Agustus penerima bansos yang menyelenggarakan IHT adalah SKB Klaten, SKB Sukoharjo, SKB Grobogan dan SKB Blora. Fokus in house training pembelajaran tahun ketiga ini pada tingkatan 6 setara kelas XII yang terdiri dari (a) melakukan pemetaan satuan kredit kompetensi, (b) penyusunan jadwal pembelajaran berdasarkan perhitungan beban belajar, (c) penyusunan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (d) serta pelaksanaan pembelajaran tutorial.

Diharapkan pasca IHT Pembelajaran akan dihasilkan produk berupa silabus dan RPP tingkatan 6 setara kelas XII. Sedangkan pada IHT Penilaian dihasilkan soal semester (setara kelas XII), soal try out UNPK, dan soal ujian pendidikan kesetaraan (UPK).

Dengan demikian, pada tahun ketiga IHT ini penerima bansos sudah memiliki dokumen KTSP lengkap mulai tingkatan 5 setara kelas X (IHT tahun pertama), tingkatan 6 setara kelas XI (IHT tahun kedua), dan tingkatan 6 setara kelas XII (IHT tahun ketiga). Semua dokumen tersebut disusun berdasarkan standar isi dan standar proses yang masih berlaku bagi Paket C, karena belum menggunakan kurikulum 2013. Bahkan dokumen yang sudah dibuat dengan biaya negara tersebut wajib hukumnya untuk disosialisasikan dan digunakan oleh penyelenggara Paket C di wilayah kerjanya.

“Berdasarkan Permendiknas Nomor 14 Tahun 2014 tentang Standar Isi Program Paket A, B dan C KTSP Paket C hanya di tingkat kabupaten/kota, karena silahkan dokumen yang sudah dibuat ini disyahkan untuk dipergunakan di wilayah Sukoharjo. Tentu saja PKBM menyesuaikan dengan kondisi masing-masing dalam menerapkan dokumen tersebut” ungkap Fauzi Eko Pranyono, salah satu narasumber di depan peserta IHT Pembelajaran Paket C di SKB Sukoharjo Kamis 28 Agustus 2014.

Beberapa hari sebelumnya, Senin 25 Agustus, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat IPABI juga mengungkapkan hal yang sama di depan 50 orang tutor Paket C di SKB Klaten, Cawas Klaten.

Pada kesempatan terpisah, Sudijarto narasumber pusat Paket C yang juga Ketua Forum Tutor Kesetaraan DIY, menjelaskan penyusunan dokumen pembelajaran tutorial (silabus dan RPP), serta bagaimana cara melaksanakan pembelajaran tutorial. Pembelajaran tutorial minimal 30% pada pendidikan kesetaraan, persoalannya masih banyak lembaga penyelenggara Paket C yang belum memahami bagaimana cara melaksanakan pembelajaran tutorial yang baik dan benar. Padahal ini adalah salah satu ciri khas bentuk pembelajaran pendidikan kesetaraan. Jika semua pembelajaran dilakukan tatap muka akan menyalahi standar proses.

Di tempat lain, Edi Suswantoro pamong belajar P2PAUDNI Regional I Jayagiri selaku narasumber pusat Paket C menyampaikan materi IHT Pembelajaran Paket C di SKB Grobogan (29-30/08/2014) dan SKB Blora (11/09/2014).