radio komunitasOleh Suyanta

Di era globalisasi seperti saat ini, semua penyelenggara lembaga baik negeri maupun swasta dengan berbagai program dan kegiatan yang diselenggarakan dituntut agar dapat meningkatkan  kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Terlebih pada lembaga penyelenggara di bidang pendidikan, tentu saja hal ini merupakan hal yang mendasar dan sedikit banyak akan berpengaruh terhadap kemajuan  dan kualitas lembaga itu sendiri apabila SDM yang ada  kurang bisa memanfaatkan kemampuannya dalam menyongsong globalisasi.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan memengah dan Non formal Kabupaten Bantul, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul Kabupaten Bantul dengan tugas pokoknya melakukan percontohan, pengkajian dan pengembangan model program Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Informal (PAUDNI) berdasarkan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan menengah dan Nonformal Kabupaten Bantul.

Sedang fungsi SKB Bantul Kabupaten Bantul a) membangkitkan dan menumbuhkan kemauan belajar masyarakat dalam rangka menciptkan masyarakat gemar belajar melalui program PAUDNI, b) memberikan motivasi, pendampingan, penyuluhan, bimbingan, dan pelatihan kepada masyarakat agar mau serta mampu menjadi pendidik dan stenaga kependidikan dalam pelaksanaan asas saling membelajarkan khusunya program PAUDNI, c) membuat percontohan, pengkajian, serta pengembangan model berbagai program PAUDNI, d) melaksanakan Diklat pendidik dan tenaga kependidikan program PAUDNI, e) melaksanakan koordinasi sektoral di bidang PAUDNI, f) pengeloaan urusan Tata Usaha dan gedung SKB secara baik.

Dalam rangka aktualisasi penyelenggaraan program-program kegiatan kepada masyarakat luas baik langsung maupun tidak langsung SKB berupaya menfasilitasi dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat, dengan program-program di bidang keaksaraan (Keaksaraan Fungsional, Keaksaraan dasar, Keaksaraan Usaha Mandiri), kesetaraan (Paket A,B,C), kursus (Menjahit, Rias pengantin, Memasak, Komputer dan Otomotif Sepeda Motor) serta PAUD (Kelompok bermain dan Taman Penitipan Anak) serta Taman kanak-kanak atau PAUD terpadu. Selain program tersebut diatas SKB Bantul Kabupaten Bantul sebagai penyelenggara program PAUDNI juga dipercaya sebagai Penyelenggara Tempat Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin, Hantaran dan Pendidik PAUD.

Harapan dari Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonfromal Informal (P2PAUDNI) regional II Semarang PAUD terpadu di SKB Bantul diharapkan sebagai Labsite Penyelenggaraan PAUD di Kabupaten Bantul.

Wilayah kerja SKB Bantul meliputi seluruh kabupaten bantul yang terdiri dari 17 Kecamatan dengan 75 Kalurahan, pada kenyataannya belum semua masyarakat bias menikmati program-program SKB Bantul, hal ini terjadi karena minimnya informasi dan sosialisasi program.

Radio Komunitas ini terbentuk berdasarkan program yang digelontorkan oleh P2PAUDNI melalui seksi informasi dan kemitraan pada tahun 2011 menyelenggarakan workshop bagi pengelola dan calon penyiar untuk SKB yang memperoleh program Radio Komunitas PAUDNI di Salatiga.

Unggul dalam Kretivitas, Prima dalam pelayanan merupakan cita-cita SKB Bantul dalam pelayanan terhadap masyarakat, Radio Komunitas PAUDNI  “Prima Suara” dengan gelombang FM 107,7 MHz merupakan salah satu wujud pelayanan informasi.

Dalam perjalanannya Radio Komunitas PAUDNI SKB Bantul Kabupaten Bantul sangat mendukung terhadap penyelenggaraan program karena letak geografis yang sangat strategis berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bantul yaitu dusun Semail, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Disamping itu Radio Komunitas PAUDNI ini juga didukung dengan letaknya pada ruangan tersendiri, serta tersedianya SDM yang cukup memadahi.

Disisi lain sebagai radio komunitas, tentu saja perlu memperhatikan SDM dan sarana prasarana yang ada agar segala sesuatunya dapat bersinergi dan memiliki daya dukung yang proporsional.

Berbicara tentang SDM, tentu Radio Komunitas yang sudah ada tersebut tidak akan berfungsi dengan baik tanpa dibekali SDM yang handal dan professional baik sebagai pengelola maupun sebagai penyiar. Sebagai Radio Komunitas yang baru dan mungkin merupakan satu-satunya Radio Komunitas yang ada di SKB  se DIY.

Radio Komunitas Prima Suara merupakan sarana yang tepat dan efektif dalam rangka mensosialisasikan dan menginformasikan program-program yang dialaksanakan di SKB Bantul, karena masyarakat bias mendengarkan secara langsung program apa saja yang ada, yang telah dilaksanakan, sedang berlangsung dan yang kan diselenggarakan.

Tidak bisa dipungkiri bahwasanya tidak mudah menjalankan keeksistensian radio komunitas ini tanpa daya dukung baik dari berbagai pihak baik itu pemerintah maupun swasta dalam  menyampaikan informasi-informasi kepada khalayak ramai. Keberadaan radio komunitas yang ada di SKB Bantul semestinya mendapat apresiasi dari berbagai pihak, walaupun kendala yang sampai saat ini dirasakan  belum terdidiknya SDM dibidang penyiaran yang profesional.

Arah dari penyelenggaraan radio komunitas SKB Bantul disamping sebagai media  informasi program-program kegiatan, juga diharapakan :

  1. pelestarian identitas local atau kearifan local berjalan sesuai standar operasional.
  2. terciptanya pertukaran opini secara bebas,
  3. merangsang tumbuhnya demokrasi dan dialog,
  4. mendorong hadirnya pemerintahan yang baik,
  5. merangsang tumbuhnya partisipasi rakyat,

Dengan demikian sebagai media informasi, Radio Komunitas “Prima Suara” SKB Bantul Kabupaten Bantul akan mampu menepis minimnya informasi dari  lembaga SKB Bantul dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas program dan SDM yang ada sehingga mampu mengakomodir dan menfasilitasi kebutuhan masyarakat di bidang PAUDNI.

Penulis adalah pamong belajar SKB Bantul Kabupaten Bantul. Tulisan ini ditulis dalam rangka tugas Diklat Jurnalistik BPKB DIY Tahun 2013.