DPRD Kabupaten Pasuruan Mendukung Konvensi Pendidikan V Tahun 2017

Oleh Astatik Bestari

Baru-baru ini saya mengabarkan kepada sahabat sosial media saya tentang dukungan pemerintah desa terhadap  program wajib belajar 12 tahun. Desa tersebut adalah desa Pakel Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur yang menyediakan mobil desa sebagai alat transportasi  warga desanya untuk berangkat ke tempat belajar PKBM BESTARI desa Catakagayam Kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang.

Hari ini, Sabtu 30 Desember 2017 saya menyaksikan hal yang sama terkait dukungan pejabat negara dalam kegiatan para pemerhati pendidikan di Indonesia dalam acara Konvensi pendidikan V tahun 2017  yang bertema “Menapakjejaki Oase Pendidikan yang Memanusiakan” . Adalah DPRD Kabupaten Pasuruan Proponsi Jawa Timur telah menyediakan fasilitas tempat dan segala kebutuhan demi lancarnya kegiatan ini. Protokoler DPRD pun terlibat dalam kegiatan ini.

Ajang temu pendidik yang dihadiri 250-an orang ini diantaranya terdiri dari pengelola pendidikan alternatif,  tokoh-tokoh pendidikan Nafik Palil dari The Naff, Kentar Budhojo dari Sekolah Garasi, Lukman Hakim dari Sekolah Dolan, Isa Ansori dari dewan pendidikan Jawa Timur, Totok Isnanto ,  BP PAUD Dikmas Jawa Timur, Direktur  GTK PAUD Dikmas,  dinas pendidikan Pasuruan,  kemenag Pasuruan , BP PAUD Dikmas Jawa Tengah, ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, dan pegiat PNFI dan pemerhati pendidikan di Indonesia.

Kegiatan yang diinisiasi komunitas “Ojo Leren Dadi Wong Apik Senajan Sedetik” hari ini terdapat stand konsultasi pendidikan alternatif, stand presentasi karya pemuda , gelar karya dari penulis yang aktif di dunia pendidikan dan FGD sesuai tema kegiatan tentang pendidikan yang memanusiakan pada hari ini.

Kira -kira pejabat daerah mana yang bersiap mengikuti jejak DPRPD Kabupaten Pasuruan ini?

Astatik Bestari adalah Ketua PKBM Bestari Jombang, Jawa Timur dan seorang guru Madrasah Tsanawiyah swasta di Jombang.