Dokumentasi Data Kelulusan

Seri Bimbingan Akreditasi PKBM/SKB Program Pendidikan Kesetaraan

Butir 8.3.2. ini meminta dokumentasi data kelulusan program yang diajukan. Jika PKBM mengajukan program Paket A, maka data kelulusan yang disajikan adalah data kelulusan Paket A. Jika mengajukan program Paket B, maka data kelulusan yang disajikan adalah data kelulusan Paket B. Jika mengajukan program Paket C, maka data kelulusan yang disajikan adalah data kelulusan Paket C. Pada proses akreditasi kelembagaan maka harus bisa menyajikan semua data kelulusan. Apa yang dimaksud data kelulusan?

Pada instrumen akreditasi, PKBM diminta melampirkan data kelulusan yang dimaksud. Selama ini pembuktian dilakukan dengan melampirkan fotokopi ijazah dan bukti pengambilan. Ijazah adalah bukti sekunder yang membuktikan data kelulusan, bukti yang dimaksud adalah berita acara kelulusan dari satuan pendidikan. Berita acara kelulusan dari satuan pendidikan menyebutkan data peserta didik yang lulus berdasarkan rapat pleno tutor disertai dengan tanda tangan tutor pada daftar hadir.

Mengapa bukan fotokopi ijazah? Jika menggunakan fotokopi ijazah, maka file yang diunggah pada Sispena adalah fotokopi ijazah. Ketika jumlah lulusan banyak maka tidak mungkin diunggah semua, sehingga ketika asesor melakukan Pemeriksaan Kelayakan Permohonan Akreditasi (PKPA) akan kesulitan memberikan sekor karena tidak bisa menghitung jumlah lulusan. Tidak bisa menghitung dengan pasti jumlah lulusan karena ijazah yang diunggah terbatas. Hal tersebut akan merugikan asesi.

Berita acara kelulusan dari satuan pendidikan adalah dokumen legal yang seharusnya ada sebelumnya ijazah diterbitkan. Ijazah ditulis dan diterbitkan berdasarkan dokumen legal yang menyatakan peserta didik lulus, yaitu berita acara kelulusan. Berita acara kelulusan dari satuan pendidikan dibuat oleh setiap satuan pendidikan yang memiliki Nomor Pokok Satuan Pendidikan (NPSN), walaupun belum terakreditasi. Sebagaimana ijazah diterbitkan oleh satuan pendidikan yang telah memiliki NPSN.

Berita acara kelulusan dari satuan pendidikan dibedakan dengan berita acara kelulusan Ujian Nasional Berstandar Nasional (USBN). Berita acara kelulusan USBN dibuat oleh satuan pendidikan nonformal terakreditasi sebagai penyelenggara USBN. Namun demikian satuan pendidikan nonformal yang menginduk diwajibkan memiliki tembusan berita acara kelulusan USBN dari penyelenggara USBN.

Berita acara kelulusan dari satuan pendidikan terdiri paling banyak empat halaman (tergantung jumlah peserta didik yang lulus), namun sudah memuat keseluruhan data kelulusan sehingga akan membantu asesor untuk menghitung jumlah kelulusan. Ketika visitasi tetap disiapkan fotokopi ijazah untuk mencocokkan antara data berita acara kelulusan dengan ijazah yang diterbitkan. Untuk mengunduh contoh berita acara kelulusan dapat diklik tautan ini. [fauziep]