Desa/Kelompok Binaan PKBM

Seri Bimbingan Akreditasi PKBM Program Pendidikan Kesetaraan

Yogyakarta (04/01/2017) Kewajiban Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki desa binaan tertuang dalam Standar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat pada tahun 2014.

Pada buku Pedoman Standar PKBM tersebut disebutkan bahwa PKBM memiliki minimal satu desa/komunitas binaan khusus yang disetujui oleh Kepala Desa yang bersangkutan (2014: 14). Kewajiban memiliki desa binaan ini merupakan salah satu program minimal yang wajib dilaksanakan oleh PKBM, program lainnya adalah memiliki dua program layanan utama (PAUD dan Dikmas) dan satu program layanan pendukung.

Ketentuan itulah yang kemudian diturunkan menjadi salah satu butir penilaian akreditasi komponen standar isi. Setiap PKBM diwajibkan memiliki satu desa binaan di luar lokasi PKBM. Pengertian di luar lokasi PKBM tidak harus di luar wilayah desa dimana PKBM berada, namun bisa diartikan di luar wilayah dusun dalam satu desa di mana PKBM tersebut berada. Namun demikian PKBM diperbolehkan memiliki desa binaan di luar wilayah desanya.

PKBM diwajibkan memiliki desa binaan adalah agar PKBM menjalin hubungan erat dengan pemerintah desa setempat. Jalinan tersebut dituangkan dalam bentuk naskah akad kerjasama atau biasa juga disebut dengan Memorandum of Understanding (MoU). Dokumen naskah akad kerjasama inilah yang dijadikan bukti penilaian disertai dengan dokumen kegiatan berupa foto kegiatan, laporan dan daftar hadir peserta.

Pada dokumen naskah akad kerjasama, yang ditandatangani oleh para pihak yaitu Ketua PKBM dan Kepala Desa, disebutkan bidang program atau bentuk kegiatan serta kewajiban dan tanggung jawab para pihak (Pihak Pertama dan Pihak Kedua).

PKBM akan mendapatkan sekor 4 jika memiliki lebih dari empat komunitas atau kelompok sasaran. Komunitas atau kelompok dapat disebutkan dalam satu naskah akad kerjasama. Namun untuk menghitung harus diikuti dengan adanya dokumen laporan kegiatan, foto kegiatan dan daftar peserta. Pemilihan komunitas atau kelompok sasaran sesuai dengan tujuan akhir layanan pendidikan nonformal melalui PKBM yaitu memberdayakan masyarakat. Disamping melakukan program secara reguler PKBM dapat pula melakukan kegiatan pembinaan kepada komunitas/kelompok sasaran sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

Bentuk kegiatan bisa berupa program layanan utama di luar lokasi PKBM atau program layanan pendukung misalnya pembinaan kepemimpinan pemuda, pemberantasan narkoba, meningkatkan disiplin tata tertib lalu lintas di kalangan kaum muda, pendidikan seks pra nikah, pemberdayaan petani, pemberdayaan nelayan dan lain sebagainya.

Dalam penilaian akreditasi, butir ini masuk dalam jenis program layanan dengan kategori minor. [fauziep]