Cara Jitu Menulis Karya Nyata pada Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas

Bekasi (31/03/2017) Tahun ini Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas menggelar kompetisi untuk 17 jenis GTK PAUD dan Dikmas. Kompetisi difokuskan pada inovasi yang sudah dilakukan oleh GTK PAUD dan Dikmas di daerah masing-masing.

Persoalannya, tidak semua GTK PAUD dan Dikmas yang memiliki inovasi dan sudah berprestasi di daerahnya masing-masing mampu bersaing secara kompetitif di ajang Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas tingkat Nasional. Persaingan masih seputar perwakilan peserta provinsi pulau Jawa, padahal bukannya tidak ada GTK PAUD dan Dikmas di luar Jawa yang bisa berprestasi. Kata kuncinya adalah bagaimana mengemas best practice atau pengalaman menelorkan inovasi ke dalam bentuk tulisan karya nyata.

Berikut ini beberapa saran jitu (mudah-mudahan) dalam menulis naskah karya nyata pada Apresiasi GTK PAUD dan DIkmas.

  1. Kesesuaian topik atau tema, kesalahan mendasar adalah pemahaman topik atau tema oleh peserta. Perlu peran pendamping untuk memberikan pencerahan dan pelurusan penulisan inovasi karya sesuai dengan topik atau tema lomba. Jika pendamping provinsi mengalami kesulitan lakukan konsultasi dengan panitia pusat, atau diskusi dengan sejawat provinsi yang mau secara terbuka melakukan diskusi. Pada beberapa jenis lomba pedoman sudah memberikan deskrpsi topik atau tema sehingga mempermudah peserta untuk memahami topik. Karya nyata yang tidak sesuai topik atau tema sudah jelas akan masuk kotak sebelum dilakukan presentasi.
  2. Inovasi karya nyata menggambarkan dan berisi hasil pengalaman langsung (best practice) individu atau kelompok (bukan gagasan, bukan hasil penelitian, bukan skripsi, bukan tesis, dan bukan disertasi) yang bersifat inovatif dan memiliki kekhasan atau keunggulan tertentu sehingga mendorong untuk mengadopsi dan menerapkan di lembaganya. Kata kuncinya adalah (1) merupakan pengalaman langsung, artinya sudah pernah dilakukan,  sehingga sebenarnya sangat gampang untuk ditulis karena sudah dilakukan. (2) Sifat inovasi, artinya karya nyata yang biasa-biasa saja tidak mampu berkompetisi di papan atas. Inovasi karya nyata disesuaikan dengan tema lomba.
  1. Menulis sesuai dengan sistematika, sistematika setiap jenis lomba berbeda sesuai dengan kelompok GTK. GTK Dikmas, GTK PAUD, dan GTK Kursus memiliki sistematika yang berbeda. Peserta harus jeli menyesuaikan penulisan naskah dengan sistematika jenis GTK.
  2. Menulis dengan mengikuti indikator penilaian. Panitia pusat sudah mengeluarkan indikator penilaian yang dijadikan yuri untuk menilai naskah karya nyata dan presentasi karya nyata. Bahkan pada beberapa jenis lomba sudah dilengkapi dengan rubrik penilaian. Peserta yang cerdik ia akan menulis karya nyata berdasarkan sistematika jenis GTK, indikator penilaian dan rubrik penilaian. Ketika dalam tulisan memuat tulisan yang menggambarkan setiap indikator penilaian dan rubrik penilaian, maka yuri akan lebih mudah untuk memberikan penilaian.
  3. Latar belakang masalah harus jelas. Latar belakang masalah adalah etalase naskah. Karena itu agar yuri tertarik untuk membaca lebih jauh maka latar belakang masalah harus memiliki daya pikat dan logika berpikir. Tuliskan langsung persoalan yang akan di angkat, jangan berputar-putar pada hal-hal yang umum. Ibarat pesawat, latar belakang masalah menghantarkan penumpang mendarat dengan mulus. Tidak berputar-putar di atas kemudian menurun dengan drastis.
  4. Tata tulis naskah, tulis naskah sesuai dengan penggunaan EYD dan ragam atau selingkung yang konsisten. Jangan menggabungkan ragam penulisan paragraf ragam kontinental dan ragam Amerika dalam satu naskah. Menyesuaikan asal sebagian besar yuri, ragam penulisan menggunakan ragam kontinental. Di samping itu penggunaan tanda baca, penulisan nomor (numbering), penulisan tabel, penulisan gambar, penulisan pemerian dan lain sebagainya akan mendongkrak naskah menjadi lebih enak dibaca. Karena penulis dipandang oleh yuri tahu cara menulis.
  5. Konsultasikan dan diskusikan. Seringkali seorang penulis sudah merasa puas dengan apa yang ditulis. Namun karena ini untuk kepentingan lomba, langkah mengkonsultasikan pada ahli substansi dan ahli bahasa adalah menjadi keharusan. Diskusikan pula teman sejawat terhadap naskah karya  nyata Anda.

Perlu diperhatikan nilai untuk naskah karya nyata adalah 40%, jadi buatlah naskah sebaik mungkin agar mampu berkompetisi  sehingga tidak sekedar menjadi peserta kegiatan di Bengkulu. Akan sangat indah jika tingkat kompetisi pada ajang Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas tahun ini sangat tinggi. Hal ini menandakan kualitas GTK PAUD dan Dikmas merata di berbagai daerah. Tidak hanya terkonsentrasi pada beberapa provinsi seperti selama ini. [fauziep]

1 tanggapan pada “Cara Jitu Menulis Karya Nyata pada Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas”

  1. Pak Fauzi Yth.:
    Baguuus idenya unt menulis judul ini…krn sangat bermanfaat unt teman2 yg mau berlaga di Apresiasi thn 2017.
    Ada sedikit tulisan yg terbalik Pak Fauzi.. pada baris ke 10 maksudnya GTK tapi tertulis GKT. Okay …Pak Fauzi….Selamat mendampingi teman2 seluruh Indonesia…Good Luck..

Komentar ditutup.