Begini Mekanisme dan Ketentuan Penyusunan Soal USBN Pendidikan Kesetaraan

Yogyakarta (06/03/2018) Pada tahun pelajaran 2017/2018 ujian satuan pendidikan kesetaraan berstatus ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Pengertian USBN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. Label berstandar nasional berimplikasi antara lain adanya kisi-kisi yang disiapkan oleh pusat dan sejumlah 20%-25% oleh pusat serta sejumlah 75%-80% disiapkan oleh tutor dan dikonsolidasikan oleh forum tutor. Lalu bagaimana prosedurnya menurut POS USBN?

Berdasarkan POS USBN BAB III Penyelenggaraan dan Pelaksana USBN huruf F angka 14 (halaman 8) disebutkan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menetapkan MGMP/Forum Tutor di tingkat Kabupaten/Kota yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan USBN. Dalam hal pendidikan kesetaraan Dinas Pendidikan wajib melakukan penetapan secara resmi dalam bentuk surat keputusan penetapan tutor yang tergabung dalam forum tutor sebagai penyusun soal USBN. Langkah ini yang dikhawatirkan terlewatkan oleh Dinas Pendidikan. Sama halnya penetapan satuan pendidikan terakreditasi sebagai penyelenggara dan satiuan pendidikan yang menginduk pada ujian nasional pendidikan kesetaraan (dan juga USBN) sering dilupakan dokumen penetapannya.

Pada bagian di atasnya yaitu angka 13 disebutkan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menerima 20%-25% soal USBN Program Paket B dan Paket C dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui laman USBN dan diteruskan kepada Forum Tutor (halaman 8). Karena itulah perlu legalitas tim penyusunan soal Forum Tutor oleh Dinas Pendidikan.

Selanjutnya penyusunan soal USBN oleh tutor di satuan pendidikan dilakukan dengan mekanisme dan ketentuan sebagai berikut (halaman 13 dan 14 POS USBN).

  1. Menyusun soal USBN sebanyak 75%-80% berdasarkan indikator soal dari Forum Tutor berikut kelengkapannya berupa format lembar jawaban, pedoman penskoran untuk soal uraian, dan kunci jawaban untuk pilihan ganda
  2. Merakit soal USBN lengkap yang terdiri dari 20%-25% soal dari pusat dan 75%-80% soal yang disusun oleh tutor dan telah ditelaah oleh Forum Tutor berikut kelengkapannya berupa format lembar jawaban, pedoman penskoran untuk soal uraian, dan kunci jawaban untuk pilihan ganda.
  3. Menyusun soal USBN minimal 2 (dua) paket soal terdiri atas 1 (satu) paket soal utama dan 1 (satu) paket soal susulan.

Setiap personel yang menyusun, menggandakan, mengemas, mendistribusikan, dan menerima naskah soal USBN, harus menandatangani pakta integritas, serta bertanggungjawab terhadap kerahasiaan naskah soal USBN. [fauziep]

2 tanggapan pada “Begini Mekanisme dan Ketentuan Penyusunan Soal USBN Pendidikan Kesetaraan”

  1. ini banyak yg tidak diketahui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten, bahwa mekanisme itu sepenuhnya diserahkan oleh forum tutor. Sementara dinas pendidikan kabupaten menerima apapun bentuk hasil dari forum tutor tsb.
    SK penetapan tim penulis atau perakit soal pun masih keliru, banyak diantara kita yang memahami SK tersebut di ttd oleh forum tutor di provinsi.

    1. Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional tingkat Kabupaten/Kota (DPC FTPKN) betul ditetapkan dengan keputusan DPD FTPKN Provinsi. Namun untuk tim penyusun soal USBN yang terdiri dari tutor dan merupakan representasi atau dikonsolidasikan oleh DPC FTPKN kabupaten/kota ditetapkan dengan keputusan Dinas Pendidikan kabupaten/kota. Mudah-mudahan bisa membedakan.

Komentar ditutup.