juklak pkhYogyakarta (28/02) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Ditjen PAUDNI memberikan bantuan sosial penyelenggaraan program pendidikan kecakapan hidup. Total dana Bantuan Sosial Program PKH tahun 2013 secara nasional sebesar Rp 49.300.000.000,- untuk 29.000 peserta didik.

Dari total 29.000 peserta didik, sejumlah 18.200 disalurkan melalui mekanisme kabupaten/kota dan provinsi. Sedangkan 10.800 peserta didik disalurkan langsung dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan kepada peserta didik melalui: (a) UPTD BPKB/SKB, (b) Program Gerbang Kampung, c) Kerjasama Kemdikbud dengan Kementerian/Lembaga lain, (d) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), (e) Kerjasama Kemdikbud dengan Organisasi Keagamaan, (f) ILO, (g) Daerah 3T, (h) Organisasi/lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan kursus dan pelatihan.

Lembaga yang bisa mengusulkan adalah (1) lembaga kursus dan pelatihan (LKP); (2) lembaga non-LKP seperti PKBM, rumah pintar, SKB/BPKB, yayasan pendidikan, SMK dan politeknik; dan (3) Organisasi/Lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk mendapatkan petunjuk pelaksanaan bantuan sosial penyelenggaraan program pendidikan kecakapan hidup dapat diunduh di sini. Untuk penetapan periode I proposal harus sudah masuk pada bulan Mei 2013, periode II proposal pada bulan Juli 2013 dan periode III proposal pada bulan September 2013 (jika kuota masih ada).

Adapun tujuan penyelenggaraan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) adalah (1) Memberikan berbagai keterampilan kerja bagi warga masyarakat yang menganggur karena tidak memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan lapangan kerja; (2) Mendorong lembaga pendidikan nonformal untuk memberikan pembekalan bagi masyarakat memiliki keterampilan kerja sekaligus mengurangi pengangguran dan kemiskinan.