POS UN untuk SekolahrumahSurakarta (29/11/2015) Setelah melalui perjuangan panjang Asosiasi Sekolahrumah dan Pendidikan Alternatif (ASAH PENA), akhirnya sekolahrumah diakui dalam Pedoman Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016. Sebelumnya di tahun pelajaran 2010/2011 peserta belajar mandiri (istilah yang digunakan untuk sekolahrumah) dapat ikut ujian nasional dengan mendaftarkan diri melalui PKBM atau SKB. Kini sekolahrumah secara hukum diakui dalam POS UN.

Hal yang sampir sama terjadi pada POS UN tahun 2015/2016, hanya bedanya kini disebut sebagai peserta didik pendidikan informal atau sekolahrumah. Perbedaan lainnya, adanya peluang peserta didik asal sekolahrumah untuk mengikuti ujian nasional jalur pendidikan formal disamping pendidikan nonformal.

Ini kutipan draft POS UN terkait persyaratan peserta ujian nasional dari pendidikan informal (sekolahrumah):

  1. Peserta terdaftar pada sekolah rumah yang memiliki izin dari Dinas Pendidikan;
  2. Peserta memiliki laporan hasil belajar lengkap dari pendidik;
  3. Peserta didik terdaftar  pada satuan pendidikan formal atau nonformal pada jenjang tertentu yang  ditetapkan  Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota  setempat  untuk mengikuti ujian akhir satuan pendidikan;
  4. Peserta mendaftar pada satuan pendidikan formal atau satuan pendidikan nonformal pada jenjang tertentu yang ditetapkan Panitia Pelaksana UN tingkat Kabupaten/Kota untuk mengikuti UN.

Walaupun masih diharuskan terdapat pada satuan pendidikan lainnya, hal ini merupakan kemajuan karena peserta dari sekolahrumah kini memiliki kedudukan hukum yang sama dengan peserta ujian nasional lainnya. Hal ini dapat dipahami karena ijazah hanya diberikan kepada peserta didik yang tergabung dalam satuan pendidikan. Sedangkan peserta didik pendidikan informal menurut peraturan perundangan dipandang tidak memiliki satuan pendidikan.

Mudah-mudahan dengan ketentuan POS tahun pelajaran 2015/2016 ini akan semakin melempangkan jalan peserta didik sekolahrumah untuk mengikuti ujian nasional baik melalui ujian nasional baik melalui jalur pendidikan formal maupun pendidikan nonformal.