Kurtubi ZaenalYogyakarta (12/06) Masih banyak penyelenggara Kejar Paket C menerbitkan rapor atau laporan hasil belajar belum sesuai dengan ketentuan struktur kurikulum sebagaimana diatur dalam Permendiknas nomor 14 Tahun 2007.  Banyak penyelenggara yang menerbitkan laporan hasil belajar dalam bentuk buku cetak yang justru meniru format rapor SMA, padahal jelas salah.

Karena itulah seorang tutor di Jakarta, Kurtubi Zaenuddin yang juga anggota Himpunan Penggiat Teknologi Informasi PNF (HPTIK PNF) tergerak membuat aplikasi rapor atau laporan hasil belajar sesuai dengan standar isi dan standar proses pendidikan kesetaraan. Laporan hasil belajar tidak harus dibuat dalam bentuk buku, bisa dalam bentuk lembaran cetakan. Laporan hasil belajar dalam bentuk cetakan lembaran banyak dilakukan oleh SMA favorit.

Format laporan hasil belajar dibuat berdasarkan contoh format yang pernah dibuat oleh Direktorat Pendidikan Kesetaraan pada tahun 2010. Untuk mengunduh file rapor dapat klik di sini. Anda diperbolehkan merubah logo lembaga penyelenggara.