akom-bojonegoroSecara yuridis formal, Akademi Komunitas baru resmi diakui sejak UU Pendidikan Tinggi disyahkan pada tanggal 13 Juli 2012. Namun perintisan pendirian akademi komunitas dimulai jauh sebelum UU tersebut disyahkan. Bahkan pada saat ini dan sebelum pengesahan UU Pendidikan Tinggi beberapa akademi komunitas sudah menerima mahasiswa baru. Jika penerimaan mahasiswa baru di akademi komunitas tersebut dilakukan atas inisiatif swasta pasti sudah dicap ilegal.

Akademi Komunitas Negeri Bojonegoro dalam rilis di blognya mengumumkan penerimaan mahasiswa pada tanggal 7 Mei 2012. Jauh sebelum Undang-undang Pendidikan Tinggi disahkan oleh DPR. Lebih aneh lagi, masih dirilis dalam blognya, Akademi Komunitas Negeri Bojonegoro diverifikasi oleh Tim Verifikasi dari Ditjen Dikti pada hari Rabu 23 Mei 2012 sampai Jum’at 1 Juni 2012. Dengan demikian boleh jadi penerimaan mahasiswa baru adalah prematur dan cacat hukum karena (1) belum ada payung hukum, dan (2) belum dilakukan verifikasi  oleh Ditjen Dikti. Lebih daripada itu verifikasi dari Ditjen Dikti juga tidak memiliki payung hukum karena dilakukan sebelum disyahkan Undang-undang Pendidikan Tinggi pada tanggal 13 Juli 2012.

Pendaftaran yang dilakukan jauh sebelum pengesahan Undang-Undang Pendidikan Tinggi juga terjadi di Akademi Komunitas Negeri Blitar sebagaimana dirillis di situsCommunity College Blitar mulai melakukan pendaftaran gelombang I pada tanggal 2 April sd. 14 Juli 2012. Pada rilisnya tanggal 31 Juli 2012 Akademi Komunitas Negeri Blitar sudah mengumumkan mahasiswa yang diterima seleksi gelombang I pada tiga program studi yang diselenggarakan.

Pertanyaannya, mengapa proses seleksi mahasiswa baru bisa dilakukan jauh hari sebelum pengesahan Undang-undang Pendidikan Tinggi yang menjadi payung hukum penyelenggaraan akademi komunitas?