Alasan Pemberlakuan USBN pada Pendidikan Kesetaraan

Yogyakarta (17/01/2017) Mulai tahun ini Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) ditingkatkan menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Status USBN adalah penilaian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dalam menentukan kelulusan peserta didik pendidikan kesetaraan. Nilai USBN akan dicantumkan pada ijazah.

Sejak ujian nasional tidak lagi menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, kelulusan peserta didik pendidikan kesetaraan ditentukan oleh ujian pendidikan kesetaraan (UPK). Persoalannya sebagian satuan pendidikan nonformal yang belum melaksanakan UPK sehingga ketika dituntut untuk mengisi nilai pada kolom ijazah kebingungan karena tidak punya nilai UPK.

Sebagaimana diketahui bentuk penilaian hasil belajar ada tiga, yaitu penilaian oleh pendidik, penilaian oleh satuan pendidikan, dan penilaian oleh pemerintah. Penilaian oleh pendidik di antaranya dalam bentuk ulangan dan ujian semester. Bentuk penilaian oleh pemerintah adalah ujian nasional. Penilaian oleh satuan pendidikan berbentuk ujian sekolah atau ujian pendidikan kesetaraan. Jika satuan pendidikan tidak menyelenggarakan ujian akhir maka tidak akan bisa menentukan kelulusan peserta didik. Karena itulah penilaian oleh satuan pendidikan menjadi penting untuk dilaksanakan.

Ada dua alasan USBN dilaksanakan pada pendidikan kesetaraan. Pertama, mendorong seluruh satuan pendidikan penyelenggara pendidikan kesetaraan untuk menyelenggarakan ujian akhir sebagai bentuk penilaian oleh satuan pendidikan. Ketika PKBM/SKB menyelenggarakan ujian akhir (USBN) maka akan meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, karena memiliki dasar dalam menentukan kelulusan.

Kedua, meningkatkan kualitas penilaian oleh satuan pendidikan kesetaraan. Penentuan kelulusan Paket A, Paket B, dan Paket C kini ditentukan oleh hasil ujian akhir atau penilaian oleh satuan pendidikan. USBN mensyaratkan paling tidak dua hal, (1) memiliki kisi-kisi yang ditentukan oleh pemerintah pusat, (2) terdapat 25% soal dari pusat. Berdasarkan ketentuan tersebut diharapkan kualitas penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan pada pendidikan kesetaraan dapat terjaga kualitasnya. [fauziep]

Sumber gambar: http://jambione.com/index.php/megapolitan/item/3610-disdik-belum-terima-juknis-usbn-sd-8-mata-pelajaran

1 tanggapan pada “Alasan Pemberlakuan USBN pada Pendidikan Kesetaraan”

Tinggalkan Balasan