Liputan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi 2014

Mendikbud dan Gubernur Jabar memasuki Stadion Siliwangi, Bandung pada upacara pembukaan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tahun 2014

Mendikbud dan Gubernur Jabar memasuki Stadion Siliwangi, Bandung pada upacara pembukaan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tahun 2014

Bandung (11/08/2014) Setelah menunggu empat tahun lebih akhirnya Mendikbud Muhammad Nuh datang juga pada upacara pembukaan Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tahun 2014 kemarin sore (10/08/2014) di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat. Mendikbud hadir bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Dirjen PAUDNI Hamid Muhammad, Kepala Dinas Dikpora Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung serta pejabat Kemdikbud lainnya.

Sejak menjabat Mendikbud, M. Nuh belum pernah hadir dalam acara pembukaan maupun penutupan Apresiasi PTK PAUDNI. Untunglah menjelang berakhirnya masa jabatan M. Nuh masih sempat menghadiri perhelatan akbar insan PTK PAUDNI. Ketidakhadiran Mendikbud selama empat kali berturut-turut acara Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi sempat dipertanyakan oleh insan PTK PAUDNI, karena hal tersebut merupakan perwujudan kurangnya perhatian pemerintah terhadap jalur pendidikan nonformal.

Padahal pada awal menjabat Mendikbud, pada bulan Februari 2010 di Hotel Aquator Surabaya di hadapan jajaran pejabat daerah dan organisasi mitra pendidikan nonformal menyatakan tidak akan melakukan sikap non diskriminatif terhadap pendidikan.

Ketidakhadiran Mendikbud pada empat acara Apresiasi PTK PAUDNI, bahkan ketika dilaksanakan di Jakarta (di Hall A Kemendikbud pula) pada tahun 2012, sudah cukup bagi insan PTK PAUDNI untuk menyimpulkan bahwa M. Nuh sudah melakukan sikap diskriminatif terhadap pendidikan nonformal. Karena kenyataannya pada acara guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi, pengawas berprestasi dan siswa berprestasi selalu hadir dan memberikan wejangan.

Defile Kontingen DIY

Defile Kontingen DIY

Apresiasi Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi Tahun 2014 memecahkan rekor jumlah peserta, karena 34 provinsi lengkap hadir. Total jumlah peserta adalah 510 orang PTK PAUDNI dan didampingi oleh 34 pendamping kontingen provinsi. Upacara pembukaan diawali dengan defile kontingen mulai dari Aceh hingga Papua.

Pada sambutannya, Mendikbud menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan BOP atau bantuan operasional pendidikan. Untuk itu Mendikbud sudah memerintahkan Dirjen PAUDNI untuk menata kelembagaan sehingga data lembaga, peserta didik dan PTK lebih akurat. Namun sayang yang dimaksud M. Nuh adalah BOP untuk PAUD bukan untuk kelembagaan pendidikan nonformal dalam artian yang luas.