1392546258530

Yogyakarta (16/2/2014) Penjual kacamata di jalan Kolombo, Yogyakarta diserbu pembeli. Yogyakarta pasca terkena abu vulkanik kondisi udara sangat berdebu oleh partikel abu vulkanik. Sudah barang tentu kondisi ini tidak baik untuk kesehatan, termasuk untuk pernapasan dan mata.

Jika terpaksa harus melakukan aktivitas ke luar rumah, masyarakat disarankan untuk mengenakan kacamata disamping masker. Karena itu tidak hanya masker yang diserbu pembeli, tapi juga kacamata. Ramainya pembeli kacamata dapat diperhatikan pada lapak kaki lima penjual kaca mata di sepanjang jalan Kolombo di selatan kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY.

“Saya beli kacamata karena mata perih jika tidak pakai kacamata.” ungkap Arum seorang pembeli ketika ditanya fauziep.com alasan membeli kacamata.

Pada hari biasa pembeli tidak seramai pasca paparan abu vulkanik Kelud. “Lumayan ada kenaikan omset mas, ya pokoknya ada peningkatan permintaan”, kata salah satu penjual yang tidak mau disebut namanya. Kacamata dijual antara Rp. 15.000 sampai dengan Rp. 25.000